POJOKBOGOR.id - Konferensi Cabang (Konfercab) ke-XII Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor menetapkan KH Romdon sebagai Rais Syuriah dan KH Abdul Somad sebagai Ketua Tanfidziyah untuk masa khidmat 2025-2030.

Pemilihan Rais Syuriah dilakukan melalui mekanisme musyawarah Ahlul Halli wal Aqdi, yang terdiri dari lima kiyai pilihan Rais Syuriah dari 38 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Bogor.

Sementara itu, KH Abdul Somad terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah melalui pemilihan langsung dua tahap. Pada tahap pertama, pemilihan bakal calon Ketua Tanfidziyah menghasilkan suara sebagai berikut, KH Abbas Maruf meraih 7 suara, KH Abdul Somad 17 suara dan Samsyul Rizal 14 suara.

Baca Juga: PCNU Kabupaten Bogor Gelar Konfercab XII 2025

Total ada 38 suara dari para musyawirin, yakni ketua-ketua MWC NU dari seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.

Dalam tahap ini KH Abbas Maruf dinyatakan tidak memenuhi syarat dukungan minimal, yakni 30 persen dari jumlah suara atau 12 suara.

Sidang pleno yang dipimpin lamgsung oleh Ketua PBNU Bidang Keanggotan dan Kaderisasi KH Miftah Faqih menetapkan KH Abdul Somad dan Syamsul Rizal sebagai Calon Ketua Tanfidzziyah.

Baca Juga: Mabit SMP IT BBS: Bentuk Generasi Cerdas di Dunia, Cemerlang di Akhirat

Pada tahap kedua, KH Abdul Somad meraih 24 suara, sementara Samsyul Rizal memperoleh 14 suara. Dengan selisih 10 suara, Abdul Somad resmi terpilih sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Bogor untuk periode 2025-2030.

Penetapan hasil Konfercab dilakukan pada Minggu, 27 April 2025, pukul 01.34 WIB.

"Saya bersyukur dan mohon bimbingan para kiyai agar dapat menjalankan amanah konfercab ini, serta menjalankan perkum (peraturan perkumpulan) dan seluruh aturan organisasi," ujar KH Abdul Somad usai ditetapkan.

Baca Juga: Mabit SMP IT BBS: Bentuk Generasi Cerdas di Dunia, Cemerlang di Akhirat

Sebelumnya, KH Abdul Somad menjabat sebagai Sekretaris PCNU Kabupaten Bogor. Dalam sambutannya, ia meminta dukungan warga Nahdliyyin di Bumi Tegar Beriman untuk mewujudkan berbagai program organisasi, di antaranya mendirikan sekretariat PCNU Kabupaten Bogor yang bersertifikat atas nama NU, membangun madrasah, klinik pratama dan mendirikan badan usaha milik NU.

Selain itu, ia juga menargetkan pembangunan sekretariat untuk seluruh MWC NU di Kabupaten Bogor selama masa kepemimpinannya lima tahun ke depan.

"Ini amanah yang berat. Saya mohon doa dan dukungannya agar bisa mengemban tugas ini sebaik-baiknya," katanya. ***