POJOKBOGOR.id - Kebocoran tangki penampungan bahan bakar SPBU, diduga jadi penyebab tercampurnya Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan air sumur warga di Kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.

Polsek Gunungsindur pun telah memasang garis polisi di sekitar rumah warga yang sumurnya tercemar, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Hasil pengecekan yang kita lakukan ke rumah warga  diduga pencemaran tersebut brasal SPBU yang berada sekitar 300 meter dari pemukiman warga. Dari pendataan yang kita lalukan tersebut total terdapat 12 rumah warga mengalami pencemaran air," kata Kapolsek Gunungsindur, Kompol Budi Santoso, Kamis (7/9).

Baca Juga: Di Tengah Kemarau, Sumur Warga Gunungsindur Bogor justru Tercampur Bensin

Dia pun mengimbau warga untuk tidak melakukan aktifitas di area tersebut, hingga penanganan yang di lakukan oleh pihak SPBU selesai.

Sebelumnya, diberitakan sedikitnya 15 rumah di Kampung Nagrog RT02 dan 03 RW05 di desa tersebut, mengalami fenomena aneh ini. Tercampurnya air dengan BBM ini, bahkan sudah berlangsung sejak 7 tahun belakangan namun tidak terlalu dipusingkan oleh warga.

"Kurang lebih 6 sampai 7 tahun itu sudah ada baunya. Kita sudah nggak pakai untuk minum dan cuci karena bau dan berwarna kayak pertamax (biru)," kata warga sekitar, Irsyad, Kamis (7/9).

Baca Juga: Pengharum Ruangan Meledak, Rumah Kontrakan di Cibinong Porak Poranda

Tercampurnya air dengan BBM itu, kata Irsyad, semakin parah mulai Rabu (6/9) malam dengan berubahnya air menjadi berwarna biru disertai bau khas bensin yang cukup menyengat.

"Air baru berubah dan bercampur BBM tadi malam jam 11 begitu dari adik saya dan berubah berwarna biru sampe baunya menyengat sekali," kata dia.

"Memang sekarang airnya sudah musim kemarau jadi bensinnya agak turun sehingga tersedot keatas," ungkapnya menduga-duga.

Baca Juga: Polsek Klapanunggal Ungkap Sindikat Pengoplos Gas Bersubsidi

Sementara Camat Gunung Sindur, Dace Hatomi membenarkan adanya laporan warga yang rumahnya terdampak air bercampur BBM di sumurnya.

"Kampung Nagrog ini jaraknya memang agak jauh jaraknya kurang lebih 100 meter dari pom bensin ini, ada sumur yang tercemar bensin," kata Dace.

"Jadi rumah yang terdampak menurut informasi ada 15 bangunan dan sementara semua aktivitas tidak boleh menggunakan air sumur dulu," lanjutnya.

Baca Juga: Seorang Petani Ditemukam Tewas Misterius dengan Luka Bakar di Sekujur Tubuh

"Harapan saya kepada warga karena ini jelas terdampak hati-hati pada saat memasak menyalakan kompor, lebih baik diluar rumah dulu," kata dia.***