BOGOR.POJOKSATU.id - Dugaan kasus pelecehan seksual di lingkungan Institut Pertanian Bogor mulai menemui titik terang. Informasi terbaru menyebutkan bahwa kasus tersebut diduga telah berlangsung sejak tahun 2024.

Kasus ini menyeret sedikitnya 16 mahasiswa dari satu program studi yang diduga terlibat dalam percakapan bermuatan vulgar. Percakapan tersebut kini menjadi bagian dari proses penanganan yang tengah dilakukan oleh pihak kampus.

Pihak fakultas bersama institusi saat ini disebut masih melakukan penelusuran lebih lanjut untuk memastikan fakta-fakta yang ada sebelum mengambil langkah lanjutan.

“Kasus ini sedang ditangani di tingkat fakultas dan kampus. Prosesnya masih berjalan dengan prinsip kehati-hatian dan keadilan,” ujar perwakilan kampus.

Di sisi lain, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut angkat suara terkait kasus ini.

Mereka menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penanganan agar berjalan transparan dan berpihak pada korban.

“Kami dari aliansi BEM berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas, agar tidak ada pihak yang dirugikan dan keadilan benar-benar ditegakkan,” ujar perwakilan mahasiswa.

Kasus ini pun menjadi perhatian publik, terutama terkait keamanan dan kenyamanan lingkungan kampus sebagai ruang belajar.

Banyak pihak berharap proses investigasi dapat segera menemukan kejelasan serta menghasilkan langkah tegas dari pihak kampus.

Hingga kini, proses penanganan masih terus berlangsung dan pihak terkait diharapkan dapat memberikan hasil yang objektif serta akuntabel.***