POJOKBOGOR.id - Seorang pria mengaku sebagai korban begal di Bogor, dan sempat viral di media sosial, berhasil diungkap kebenarannya oleh Polsek Cibungbulang, Polres Bogor.
Ternyata, motor yang diklaim hilang akibat begal di Bogor, sebenarnya telah digadaikan oleh pemiliknya.
Pengakuan begal di Bogor palsu tersebut dilakukan karena sang pemilik takut kepada istrinya.
Informasi ini berawal dari video viral yang di sosial media. Dalam video tersebut, TN mengaku menjadi korban begal di Bogor saat melintas di Jalan Raya Galuga Cibungbulang.
Ia menceritakan bahwa dirinya dipepet oleh empat pelaku begal yang mengendarai dua motor, yang kemudian merampas motor dan tas miliknya.
Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Cibungbulang Kompol M. Heri Hermawan dan Danramil Kapten Chk. Mulyana segera membentuk tim gabungan untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga: 7 Rekomendasi Taman di Bogor yang Indah dan Instagramable, Cocok untuk Piknik dan Jalan-Jalan Santai
Tim bergerak cepat menyisir lokasi kejadian begal di Bogor dan mencari keberadaan korban.
Dalam hitungan jam, tim Reskrim Polsek Cibungbulang berhasil menemukan TN.
Saat dimintai keterangan lebih lanjut, TN akhirnya mengakui bahwa cerita pembegalan yang ia sampaikan adalah rekayasa.
Ia mengaku terpaksa membuat pengakuan palsu tersebut karena motornya sudah digadaikan dan ia takut dimarahi oleh istrinya.
Baca Juga: Mau Liburan Tenang? 10 Hidden Gem di Bogor Ini Wajib Kamu Datangi, Dijamin Seru
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi.
Pihak kepolisian akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menindaklanjuti setiap laporan yang masuk dengan cermat. Peristiwa begal di Bogor palsu ini menjadi pengingat agar masyarakat lebih bertanggung jawab dan tidak menyebarkan berita bohong yang dapat menimbulkan keresahan.



