POJOKBOGOR.id - Media sosial dihebohkan dengan aksi penghadangan truk sampah, yang beroperasi di dalam sebuah perumahan di Kabupaten Bogor. Usut punya usut, pelaku penghadangan itu, melampiaskan kekecewaan lantaran kalah dalam pemilihan Ketua RT.
Dalam video yang beredar, terlihat seorang perempuan menghadang truk pengangkut sampah, hingga berujung cekcok dengan warga lainnya.
Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi di salah satu perumahan di Desa Palasari, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Bakar Sampah Sembarangan, Dua Ruang Kelas SDN 04 Jagabaya Bogor ikut Terbakar
Dalam video yang beredar, terlihat perempuan berhijab berdiri di depan truk sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor.
Perempuan itu dinarasikan menghadang truk yang ingin mengangkut sampah dari rumah warga perumahan tersebut.
"Terus masuk pak masuk saja," kata perekam video meminta supir truk tetap masuk ke perumahan meski dihadang.
Baca Juga: Warga Bojonggede Keluhkan Pembuangan Sampah Ilegal di Tengah Pemukiman
Perempuan penghadang terlihat berbicara dengan supir truk kemudian menghampiri perekam video hingga berujung adu mulut. Perempuan penghadang itu mengatakan jika jalan akan rusak bila dilalui truk sampah.
Dalam video lainnya, warga terlihat menggelar demonstrasi dengan berjalan kaki di dalam perumahan. Mereka kemudian berorasi di depan rumah milik perempuan penghadang truk sampah.
Sementara Kepala Desa Palasari, Aip Syarifudin mengungkapkan, aksi tersebut dilakukan karena perempuan penghadang truk sampah, kalah dalam pemilihan Ketua RT.
Baca Juga: Mayat Bayi Perempuan Ditemukan di Tumpukan Sampah Kali Baru Bojonggede
"Awalnya ada pemilihan RT, dia (penghadang truk) ikut pemilihan. Kalah dia," kata Aip.
Kata Aip, penghadang dengan alasan jalan akan rusak jika dilintasi truk sampah, tidak masuk akal. Karena, sebelum kejadian ini, truk sampah DLH Kabupaten Bogor telah sering mengangkut sampah.
"Katanya takut jalan rusak. Tapi kan itu mah sudah dari dulu juga pakai truk DLH. Dari dulu dicor, tidak rusak," kata Aip.
Baca Juga: Sampah jadi Perhatian Serius selama Bogor Street Festival
Selain itu, kata Aip, perempuan tersebut pernah membongkar Tempat Pembuangan Sementara (TPS), sehingga didatangkan truk sampah setiap 3 kali dalam seminggu.
"Karena TPS udah nggak ada, kan dibongkar sama dia. Jadi truk sampahnya sekarang keliling di perumahan. Dibongkarnya juga tanpa kompromi," kata dia.
Kata Aip, penghadangan truk sampah itu terjadi pada Selasa, 3 Oktober 2023. Menurutnya, aksi tersebut bukan pertama kali terjadi.
Baca Juga: Satpol PP Kabupaten Bogor Bakal Tindak Tegas Warga yang Buang Sampah Sembarangan
"Setelah penghadangan itu hari Jumat DLH narik sampah lagi, dikawal warga karena sebelumnya juga sempat dihadang setelah ngawal mereka demo," kata dia. ***



