POJOKSATU.id, BOGOR - Sejumlah kader partai Golkar Kabupaten Bogor mendeklarasikan dukungan kepada Ade Ruhandi atau Jaro Ade sebagai calon Bupati Bogor 2024 - 2029.

Dalam video yang beredar di WhatsApp pada Selasa (27/8) tampak sejumlah orang mengenakan jaket berkelir kuning menyatakan mendukung Jaro Ade sebagai calon Bupati Bogor. 

Para kader Golkar seperti yang tampak dalam video berdurasi 12 detik itu juga meminta Koalisi Indonesia Maju (KIM) dibubarkan.

Salah satu pengurus Golkar tingkat kecamatan  yang mengenakan topi menyampaikan pernyataan  disahut para rekannya.

"Ketua PK Golkar Kabupaten Bogor siap memenangkan Jaro Ade," kata orang bertopi yang juga mengenakan polo kuning.

Semua rekan pria bertopi kemudian menyahut. Mereka sembari mengepalkan tangan kanan menyebut bupati. "Bupati," sahut puluhan rekan bertopi.

Pria bertopi yang mengenakan polo kuning kembali berteriak dan menyebut nama Ketum Golkar Bahlil Lahadalia.

Semua rekan pria bertopi kemudian kembali menyahut. Mereka menyinggung kata bahlul setelah mendengar nama Bahlil. "Bahlul," sahut para politikus Golkar seperti terlihat di video.

Hal itu diulang kembali. Pria bertopi kembali menyebut nama Bahlil yang disambut kata bahlul oleh rekan-rekan orang tersebut.

Pria bertopi kemudian meneriakkan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang disahut dengan keras oleh puluhan politikus Golkar di lokasi yang sama.

"Bubar," teriak para politikus Golkar mendengar kata KIM.

Informasi yang beredar, para kader Golkar Kabupaten Bogor kecewa lantaran Ade Jaro disebut-sebut hanya akan diusung menjadi wakil Bupati Bogor dari KIM. 

Jaro Ade disebut akan mendampingi Rudi Susmanto yang diusung oleh Gerindra sebagai calon Bupati Bogor.

Padahal, sampai saat ini elektabilitas Jaro Ade dari beberapa lembaga survei, masih tertinggi dibandingkan dengan kandidat lain.

Diketahui, KIM adalah poros kerja sama parpol pendukung Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 yang terdiri dari Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, dan PBB

Belakangan, KIM berubah menjadi KIM Plus. Poros tersebut dibentuk demi membuat koalisi pada pilkada serentak 2024.

KIM Plus terdiri dari Golkar, Gerindra, PAN, Demokrat, PSI, Gelora, PBB, PKB, PKS, NasDem, dan PPP. ***