POJOKBOGOR.id - Kabupaten Bogor, masih menjadi salah satu magnet bagi investor untuk menanamkan modalnya di Jawa Barat. Tercatat hingga September 2023, jumlah investasi yang masuk ke Kabupaten Bogor lebih dari Rp12 triliun.

Untuk di Jawa Barat, realisasi investasi Kabupaten Bogor hanya kalah dari Kabupaten Bekasi dengan  total investasi masuk Rp41,5 triliun dan Kabupaten Karawang Rp35,1 triliun.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bogor Irwan Purnawan menjelaskan, realisai investasi Rp12 triliun, telah melampaui target yang telah ditetapkan untuk 2023 yakni Rp9 triliun.

Baca Juga: Upaya Pemkot Bogor Tekan Perokok Dini Hingga Bentuk KWTR

"Realisasi investasi bisa meningkat. Karena data terakhir itu baru sampai triwulan III atau September 2023. Nanti akan direkapitulasi lagi pada akhir triwulan IV," kata Irwan Purnawan, Selasa (21/11).

Irwan menjelaskan, Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) masih mendominasi di Kabupaten Bogor dengan nilai investasi lebih dari Rp8,8 triliun. Sementara Penanaman Modal Asing (PMA) berkisar Rp3,16 triliun.

Selain itu, realisasi investasi yang telah melampaui target itu juga dibarengi dengan serapan tenaga kerja di Kabupaten Bogor yang mencapai 23.537 orang.

Baca Juga: Minim Peminat, Komisi II DPRD Kota Bogor Minta Perumda PPJ Iklankan Pasar Jambu Dua

Secara keseluruhan, realisasi investasi baik PMA dan PMDN di 27 kota/kabupaten se-Jawa Barat berdasarkan Laporan Kegiatan Penanam Modal (LKPM) periode Januari - September 2023 lebih dari Rp153,2 triliun dengan penyerapan tenaga kerja 192.414 orang.

"Dari jumlag tersebut, untuk investasi Kabupaten Bogor menyumbang 7,87 persen untuk realisasi investasi di Jawa Barat," kata Irwan. ***