POJOKBOGOR.id - Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bogor tak mau kecolongan.
Razia pun digencarkan, menyasar tempat hiburan malam (THM) hingga rumah indekos di wilayah Kabupaten dan Kota Bogor.
Kepala BNNK Bogor, Kombes Pol Anggun Cahyono, mengungkapkan bahwa operasi tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi meningkatnya peredaran dan penyalahgunaan narkotika jelang momen liburan panjang.
“Kita melaksanakan razia di beberapa tempat hiburan malam, kemudian di tempat kos-kosan juga, dan ada beberapa hasil dari razia kemarin,” ujar Anggun, Sabtu (13/12/2025).
Dari hasil penyisiran tersebut, petugas menemukan sejumlah pengguna narkotika dengan jenis yang beragam.
Mayoritas terindikasi menggunakan sabu, disusul ekstasi dan ganja.
“Sebagian besar menggunakan sabu, ada juga yang menggunakan ekstasi, ada juga menggunakan ganja,” jelasnya.
Anggun memastikan seluruh rangkaian razia berjalan aman dan tertib tanpa gangguan berarti.
Operasi ini, kata dia, menjadi bagian dari upaya menjangkau masyarakat lebih luas, terutama menjelang euforia perayaan Nataru.
Angka penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bogor sendiri terbilang memprihatinkan.
Dari sekitar 6 juta penduduk, prevalensinya mencapai 1,7 persen atau setara dengan 100 ribu warga yang diduga pernah menggunakan narkotika.
Karena itu, Anggun mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor jika mengetahui adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
“Kalau ada tetangga, keluarga, atau teman yang menggunakan narkoba, jangan sungkan melapor ke BNNK terdekat atau ke Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL). Insya Allah tanpa biaya untuk rehabilitasi,” ujarnya.
Ia pun menutup dengan ajakan sederhana namun tegas, agar pergantian tahun bisa dirayakan dengan cara yang lebih sehat.
“Mari kita laksanakan tahun baru dengan sehat tanpa narkoba,” pungkasnya.




