BOGOR.POJOKSATU.id - Kejadian mengejutkan terjadi di sebuah toko sembako di wilayah Parung, Kabupaten Bogor. Seorang pria paruh baya yang tengah berbelanja tiba-tiba ambruk dan mengalami kejang-kejang sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB di Toko Bhakti Karya Parung 3 yang terletak di Kampung Jati Parung, Desa Parung, Kecamatan Parung.

Korban diketahui bernama Agus Wari (57), warga Kampung Tajur, Desa Pamegarsari, Kecamatan Parung. Ia merupakan seorang karyawan swasta yang saat itu sedang membeli kebutuhan pokok.

Menurut keterangan Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, korban sempat terlihat normal saat berada di dalam toko. Namun saat hendak melakukan pembayaran di kasir, ia mendadak memegang bagian kepalanya, lalu terjatuh ke belakang dan mengalami kejang-kejang.

Melihat kondisi korban yang kritis, sejumlah karyawan toko segera berinisiatif memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke Puskesmas Parung menggunakan mobil angkot.

Sayangnya, sesampainya di fasilitas kesehatan tersebut, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh tim medis.

Dari hasil pemeriksaan awal serta keterangan keluarga, diketahui bahwa almarhum memiliki riwayat penyakit jantung dan tengah menjalani perawatan rutin.

Tidak ditemukan adanya bekas kekerasan atau luka mencurigakan pada tubuh korban. Polisi pun menduga kuat bahwa penyebab kematian korban adalah komplikasi dari penyakit jantung yang telah lama dideritanya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah korban langsung dijemput oleh keluarga menggunakan ambulans milik desa untuk segera dimakamkan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Kompol Maman Firmansyah mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatannya masing-masing, khususnya bagi yang memiliki riwayat penyakit berat seperti jantung.

Ia mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin dan segera mencari pertolongan medis bila merasakan gejala yang mencurigakan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda gangguan kesehatan. Segera periksakan diri ke fasilitas medis bila merasa tidak sehat, demi keselamatan bersama," tutupnya. ***