BOGOR.POJOKSATU.id - Kawasan Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, dipastikan tetap menjadi pusat aktivitas masyarakat selama bulan suci Ramadhan bahkann bisa dibilang sudah paket lengkap.

Meski Car Free Day atau CFD ditiadakan, Pemerintah Kabupaten Bogor menyiapkan skema khusus agar pelaku UMKM dan pedagang kaki lima (PKL) tetap dapat berjualan sepanjang bulan penuh.

Kebijakan ini memberi ruang bagi pedagang untuk membuka lapak selama 30 hari Ramadhan, mulai sore saat ngabuburit, waktu berbuka puasa, hingga selepas tarawih bahkan menjelang sahur.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata bagi ekonomi kerakyatan.

“Kami ingin memastikan pelaku UMKM tetap punya ruang usaha selama Ramadhan. Walaupun CFD tidak digelar, aktivitas ekonomi di Tegar Beriman tetap berjalan dengan tertib dan teratur,” ujar Rudy dalam keterangannya.

Menurutnya, Ramadhan selalu menjadi momentum penting bagi perputaran ekonomi lokal. Dengan durasi operasional yang lebih panjang, peluang peningkatan omzet bagi pedagang pun semakin terbuka.

“Ini bukan sekadar tempat jualan sesaat. Dari ngabuburit, buka puasa, sampai selesai tarawih bahkan menuju sahur, semua bisa dimanfaatkan. Kita ingin ekonomi rakyat terus bergerak,” tambahnya.

Sejumlah pedagang menyambut baik kebijakan tersebut. Mereka menilai konsistensi waktu berjualan selama satu bulan penuh memberi kepastian usaha yang lebih stabil dibanding hanya mengandalkan momen tertentu.

Salah satu pelaku UMKM kuliner mengaku optimistis omzet tahun ini bisa meningkat.

“Kalau bisa jualan full selama Ramadhan, tentu lebih tenang. Pembeli juga tahu lokasinya tetap, jadi lebih ramai,” katanya.

Selain membuka peluang ekonomi, kawasan Tegar Beriman juga diproyeksikan menjadi ruang interaksi sosial masyarakat.

Warga bisa menikmati suasana ngabuburit, berburu takjil, berbuka bersama keluarga, hingga melaksanakan ibadah tarawih tanpa harus berpindah lokasi terlalu jauh.

Pemerintah daerah mengimbau para pedagang tetap menjaga kebersihan, ketertiban, serta mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar kawasan tetap nyaman bagi seluruh pengunjung.

Ramadhan tahun ini pun diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM Kabupaten Bogor.

Dukungan masyarakat dengan berbelanja langsung di lapak-lapak lokal menjadi salah satu cara sederhana namun berdampak besar bagi penguatan ekonomi daerah.***