BOGOR.POJOKSATU.id - Arus lalu lintas di kawasan Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, mengalami kepadatan ekstrem pada H+2 Idulfitri 1447 H atau 2026. Kondisi ini bahkan disebut lebih parah dibandingkan hari pertama Lebaran.
Pantauan di lapangan menunjukkan antrean kendaraan mengular di sejumlah titik, terutama menuju kawasan wisata Puncak yang menjadi destinasi favorit masyarakat selama libur panjang.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengungkapkan bahwa lonjakan volume kendaraan dipicu oleh meningkatnya mobilitas pemudik lokal serta warga yang memanfaatkan momen Lebaran untuk berlibur.
“Kepadatan terjadi karena banyak masyarakat yang melakukan perjalanan wisata, khususnya ke wilayah Puncak,” ujar AKBP Wikha Ardilestanto.
Ia menjelaskan, tingginya minat masyarakat untuk berwisata menyebabkan beban kendaraan di jalur utama meningkat drastis dalam waktu bersamaan.
Akibatnya, arus lalu lintas di beberapa titik mengalami perlambatan hingga kemacetan panjang.
Petugas kepolisian pun telah melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan, termasuk pengaturan sistem buka-tutup dan pengalihan arus di titik-titik tertentu.
“Kami terus melakukan pengaturan lalu lintas agar kepadatan bisa dikendalikan dan tidak semakin parah,” tambahnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk mempertimbangkan waktu perjalanan serta memantau kondisi lalu lintas sebelum menuju kawasan Puncak, guna menghindari kemacetan yang lebih panjang. ***



