POJOKSATU.id, BOGOR - PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk melakukan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Sedunia 2026.
Penanaman pohon dilakukan di kawasan Pusat Penelitian, Pelatihan, dan Pemberdayaan Masyarakat (P4M) Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat pada Senin, 22 Juni 2026.
Penanam pohon dilakukan oleh Direktur PT Indocement Tunggal Prakarsa, Antonius Marcos alias Oey Marcos bersama jajarannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor Teuku Mulya, Camat Citeureup, Ketua dan anggota Forum Pemred media terverifikasi Bogor, kepala desa Tajur dan Hambalang, serta para perwakilan perusahaan mitra Indocement.
Abtonius Marcos mengatakan, total pohon yang telah ditanam oleh Indocement saat ini sudah mencapai 150.000 pohon multi spesies.
"Kami Indocement mempunyai purpose: material to be our future. Jadi, kami dalam memproduksi semen, kami mempunyai komitmen akan selalu memperhatikan kaidah-kaidah yang baik untuk menjaga lingkungan hidup," ujar Antonius.
"Kami juga memastikan produk kami adalah produk yang ramah lingkungan karena memang kami punya purpose: hidup bukan hanya untuk saat ini, tapi untuk generasi masa yang akan datang," tambahnya.
Menurut Antonius, dunia saat ini menegaskan pentingnya transformasi menuju ekonomi rendah karbon.
Indocement sebagai industri yang peduli lingkungan turut berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan dengan melakukan penanaman pohon di sejumlah daerah operasionalnya.
"Pada hari ini kita melakukan penanaman pohon jenis Binong, Kemang, dan Sempur. Ini adalah jenis pohon yang sudah mulai langka," katanya.
Ia berharap 60 bibit pohon langka yang ditanam di kawasan P4M Hambalang tersebut dapat tumbuh dengan baik.
Antonius meyebutkan, selain penanaman pohon, Indocement telah melakukan banyak hal yang terkait dengan lingkungan.
Ia menjelaskan bahwa Indocement merupakan salah satu industri semen yang mempelopori pemanfaatan Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.
"Ekosistemnya sudah terbentuk. Itu dilakukan cukup lama, sekitar 8 tahun. Kita melakukan edukasi kepada pengelola bank sampah dan sudah berjalan sampai saat ini," jelasnya.
Selain itu, Indocement juga berkomitmen untuk selalu menjaga pengendalian emisi dan juga pemantauan lingkungan berbasis teknologi yang terpantau langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup.
Di tempat yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Teuku Mulya menyampaiakan bahwa Bupati Bogor, Rudy Susmanto sangat mendukung program yang berkaitan dengan lingkungan.
"Pak Bupati selalu berpesan dan mengingatkan kita kalau bisa sampah dalam satu hari bersih dari Kabupaten Bogor," ujarnya.
Ia menambahkan, Bupati Bogor memerintahkan agar semua lahan kosong ditanami pohon untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Mulya, penanaman pohon tidak boleh hanya sekadar seremoni, tapi betul-betul diniatkan dan dilksanakan untuk menjaga bumi.
"Pak Bupati punya program satu hektar, satu kecamatan, satu hutan kota. Ini merupakan program yang setiap saat didengungkan," kata Mulya. ****



