POJOKBOGOR.id - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan menggelar tasyakuran di acara HUT yang ke-44 dengan tema 'Mari Lestarikan Sumber Daya Air Untuk Masa Depan'.

Acara ini dihadiri oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Ajat R Jatnika, serta jajaran Pemkab Bogor.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor Tedi Kurniawan menyampaikan, pihaknya terus berupaya melakukan program kerja di internal maupun eksternal.

Baca Juga: Pemkot Bogor Genjot Perbaikan Jalan Batutulis, Akses Warga Bakal Pulih

"Ya itu untuk pengembangan pelayanan dan penyediaan air minum kepada masyarakat Kabupaten Bogoran Perumda Air Minum Tirta Kahuripan siap untuk mendukung program kerja Bupati dan Wakil Bupati Bogor," tegas Tedi.

Sementara Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, Perumda Air Minum Tirta Kahuripan harus terus meningkatkan pelayanan air minum dengan kualitas, kuantitas dan kontinuitas.

"Sesuai dengan persyaratan serta tetap memperhatikan keterjangkauan masyarakat melalui inovasi dan adaptasi dengan perkembangan zaman, semakin mandiri secara keuangan serta efisiensi dalam mengelola sumber daya air dan sumber pendanaan sehingga perusahaan dapat terus mengembangkan jaringan dan cakupan pelayanan," jelas Rudy.

Baca Juga: Pemkot Bogor Tetapkan Siaga Bencana: Hujan Deras dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

Untuk diketahui, didalam rangkaian acara ini juga dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor untuk lingkup K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) perkantoran dan edukasi peningkatan kesadaran masyarakat tentang penggunaan air bersih dan aman.

Direktur Umum Abdul Somad menyatakan rasa syukur atas berjalan lancarnya seluruh rangkaian acara dan tak lupa sehubungan dengan bencana alam banjir yang terjadi belakangan ini, mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut serta menjaga kelestarian sungai untuk mencegah bencana banjir di saat peralihan musim.

“Alhamdulillah seluruh rangkaian berjalan dengan lancar, mulai dari penandatanganan kerjasama dengan Dinkes Kabupaten Bogor, pemberian santunan kepada 134 anak yatim yang berada disekitar kantor cabang pelayanan dan Instalasi Pengolahan Air (IPA), undian umroh untuk pegawai, thausiah dari KH. Agus Salim dan ditutup dengan buka puasa dan shalat magrib berjamaan. Dan tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor beserta tamu undangan lainnya yang telah hadir memeriahkan acara kami," ujarnya.

Baca Juga: Buntut Gegara Pasar Sukasari Belum Bisa Aktif Saat Lebaran Dedie Rachim Bakal Denda Pengembang

Tak lupa Abdul Somad mengingatkan pentingnya peran sungai sebagai sumber air untuk Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, rusaknya ekosistem hutan dan sungai di hulu selalu menjadi penyebab utama banjir bandang di sepanjang bantaran sungai.

Banjir yang membawa material lumpur menyebabkan kekeruhan tinggi yang tidak dapat ditolerir unit instalasi pengolahan air, bahkan area instalasi banyak yang

terendam dan dipenuhi oleh sampah rumah tangga sehingga terpaksa menghentikan proses produksi agar tidak terjadi kerusakan yang lebih parah.

Tentunya musibah banjir tersebut bukan hanya masyarakat sekitar sungai yang dirugikan namun pelanggan Perumda Air Minum Tirta Kahuripan ikut dirugikan karena tidak mendapatkan pelayanan air bersih sesuai haknya.

Baca Juga: Bogor - Bekasi Sepakat Benahi Sungai Cileungsi

“Sebelum air limpahan banjir melewati IPA, kami telah memitigasi dan berupaya untuk memaksimalkan kapasitas recevoir dengan stok air bersih untuk cadangan selama banjir berlangsung namun kondisi cuaca yang tidak menentu dan tingginya penggunaan air di jam puncak selama Ramadhan menjadi kendala tersendiri. Namun kami tetap berusaha memenuhi hak pelanggan atas air bersih dengan cara pendistirbusian air bersih melalui mobil tangki meskipun jumlahnya masih terbatas bahkan kami melakukan kerjasama dengan pihak swasta untuk menyewa tangki air sebagai armada tambahan.” tutupnya. ***