BOGOR.POJOKSATU.id - Aktivitas truk tambang kembali menjadi sorotan warga di jalur Parungpanjang, Kabupaten Bogor. Sejumlah kendaraan bertonase besar terlihat masih melintas hingga malam hari di luar jam operasional yang telah ditentukan.

Berdasarkan video yang beredar, aktivitas truk tambang tersebut terekam sekitar pukul 20.00 WIB pada Minggu (10/5/2026).

Kondisi ini kembali memicu keresahan masyarakat, terutama warga yang setiap hari beraktivitas di jalur tersebut. Mereka khawatir keberadaan truk tambang di luar jam operasional dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Selama ini, jalur Parungpanjang memang kerap menjadi perhatian karena tingginya aktivitas kendaraan tambang yang melintas berdampingan dengan kendaraan warga, pelajar, pekerja, hingga pengendara roda dua.

Selain persoalan keselamatan, keberadaan truk tambang juga kerap dikeluhkan karena menimbulkan kemacetan, kerusakan jalan, debu, serta gangguan kenyamanan masyarakat.

Di tengah kondisi tersebut, muncul dugaan bahwa sebagian pelaku usaha tambang kembali berani menjalankan aktivitasnya setelah adanya pernyataan Bupati Bogor yang mendukung tambang berizin untuk kembali beroperasi.

Namun, kebijakan tersebut sebelumnya mendapat penolakan tegas dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi atau KDM, yang menyoroti persoalan keselamatan warga, dampak lingkungan, serta tata kelola pertambangan.

Perbedaan sikap ini dinilai membuat situasi di lapangan menjadi tidak jelas. Warga pun berharap pemerintah dapat memberikan kepastian aturan agar tidak terjadi kebingungan terkait operasional tambang.

Masyarakat meminta Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama pemerintah daerah dan aparat terkait segera mengambil langkah tegas dan terukur. Penegakan aturan dinilai penting agar aktivitas tambang tidak mengorbankan keselamatan warga.

Warga juga berharap setiap kebijakan terkait pertambangan tidak hanya mempertimbangkan aspek ekonomi, tetapi juga memperhatikan dampak sosial, lingkungan, serta keselamatan masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di sekitar jalur tambang.

Polemik truk tambang di Parungpanjang pun kembali menjadi perhatian publik. Masyarakat menanti keputusan yang jelas agar aturan operasional benar-benar berjalan dan keselamatan pengguna jalan tetap menjadi prioritas utama.***