POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, langsung mengeluarkan status tanggap darurat bencana, usai Kabupaten Bogor dikepung bencana di tengah cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir.
Status tanggap darurat bencana itu dikeluarkan bertepatan dengan hari pertama Rudy Susmanto bekerja di Kantor Bupati Bogor, Senin, 3 Maret 2025.
Rudy Susmanto menjelaskan, status tanggap darurat itu, akan membuka akses dari seluruh stakeholder di Indonesia untuk membantu Kabupaten Bogor, dalam upaya deteksi dini serta pemulihan pasca bencana.
Baca Juga: Tunggu Petunjuk BNPB, Bupati Rudy Susmanto Segera Terbitkan Status Tanggap Darurat Bencana
"Kita ingin Pemkab Bogor terkait penanganan bencana hari ini harua tuntas, bukan hanya melayani korbannya. Contoh beberapa titik lokasi yang terjadi di bencana banjir. Permasalahannya kita tuntaskan setelah kita tetapkan status kedaruratan kebencanaan ini," jelas Rudy.
Khususnya, kata Rudy, status tanggap darurat ini, berpengaruh pada penggunaan Belanja Tak Terduga (BTT). Rudy juga mengapresiasi TNI dan Polri dalam penanganan bencana, terutama banjir bandang di kawasan Puncak.
Penetapan status tanggap darurat bencana di Kabupaten Bogor, didukung oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca Juga: Korban Hanyut Banjir Bandang Cisarua Ditemukan Tewas
Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto menegaskan, bencana di Kabupaten Bogor telah merenggut satu nyawa, saat seorang warga hanyut saat banjir bandang di Puncak.
"Banjir sekarang sudah mulai surut, meskipun di beberapa titik masih ada genangan. Kemudian ada masyarakat terdampak mengungsi hingga ratusan terdata oleh kami 346 orang," jelas Letjen Suharyanto.
Meski begitu beberapa pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Namun, Pemkab Bogor tetap diminta untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Baca Juga: Dikepung Bencana, Bupati Rudy Susmanto ajak Masyarakat Lebih Peduli Lingkungan
"Kemudian Infrastruktur yang rusak Pak Bupati tadi menyampaikan ada 7 jembatan yang putus yang jelas-jelas belum tertangani ada 6, nah ini juga saya dengan pak wakil bupati dengan pak bupati dibagi tugas ini akan meninjau sasaran kita pastikan juga untuk yang jembatan putus dalam waktu tidak terlalu lama tadi arahan Bupati 3 Minggu ini krusial karena menjelang idul Fitri ada libur nasional dan wilayah Bogor khususnya ke puncak," jelasnya. ***



