POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, memastikan gunung sampah di TPAS Galuga, akan diolah menjadi listrik oleh perusahaan asal Tiongkok, dalam progam Pengolahan Sampah Modern Penghasil Energi Listrik (PSEL).
Rudy menyebut PSEL itu akan dikerjakan oleh Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd usai ditetapkan Badan Pengelola Investasi Danantara (BPI Danantara), sebagai mitra pengelola fasilitas waste to energy untuk wilayah Bogor Raya.
Rudy Susmanto menyampaikan, TPAS Galuga siap berbenah menjadi pusat pengolahan sampah modern penghasil energi listrik (PSEL). Dengan teknologi ini, sampah diproyeksikan habis dalam 10 tahun.
Baca Juga: Bukan Cuma Administrasi Publik! 9 Jurusan Ini Ternyata Diburu di Formasi CPNS 2026
"Berbagai tahapan terus kami percepat agar dapat diterapkan sebagai solusi jangka panjang. Hari ini, kami bahas langsung bersama jajaran Weiming Group dan Danantara, serta beberapa perangkat daerah terkait, untuk menuntaskan masalah sampah di Kabupaten Bogor," tegasnya.
Rudy menyebut, pembangunan PSEL direncanakan mulai pada Juni 2026, ditandai dengan peletakan batu pertama atau groundbreaking oleh Zhejiang Weiming.
"Sudah disepakatbeberapa desain, beberapa hal teknis yang kita bahas, terkait sumber air, lalu jarak dari TPA galuga kepada gardu induk untuk menyalurkan listriknya, lalu ketersediaan bahan baku sampah," jelas Rudy. ***



