BOGOR.POJOKSATU.id - Warga Kampung Jontor, RW 09, Desa Karehkel, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, tengah diliputi rasa resah akibat maraknya aksi pencurian yang disebut-sebut terjadi hampir setiap minggu.

Situasi tersebut membuat masyarakat setempat merasa tidak aman, terutama saat malam hari, karena pelaku kejahatan dinilai semakin berani dan berulang kali menyasar permukiman warga.

Keluhan ini mencuat setelah sebuah video beredar luas di media sosial TikTok melalui akun @kmldnfive.

Dalam unggahan tersebut, disampaikan bahwa sejumlah warga menjadi korban pencurian barang-barang pribadi seperti telepon genggam, dompet, hingga barang kecil lainnya yang mudah diambil.

Ironisnya, beberapa rumah dilaporkan mengalami kejadian pencurian lebih dari satu kali, sehingga menimbulkan dugaan bahwa pelaku sudah memahami kondisi dan kelemahan sistem keamanan di lingkungan tersebut.

Warga mengaku telah berupaya menempuh jalur pelaporan dengan menyampaikan kejadian ini kepada aparat setempat, mulai dari pengurus RT dan RW hingga Polsek yang berwenang.

Namun hingga saat ini, masyarakat menilai belum ada langkah konkret yang dirasakan langsung dampaknya untuk menekan angka pencurian atau meningkatkan rasa aman di wilayah mereka.

Selain minimnya tindak lanjut, warga juga menyoroti tidak berjalannya kegiatan ronda malam serta lemahnya sistem keamanan lingkungan.

Pos ronda yang jarang aktif dan kurangnya pengawasan dinilai semakin membuka peluang bagi pelaku kejahatan untuk beraksi dengan leluasa.

Kondisi ini membuat warga khawatir, terutama bagi keluarga yang memiliki anak-anak dan lansia.

Maraknya aksi pencurian yang terus berulang ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak terkait.

Warga berharap adanya peningkatan patroli keamanan, pengaktifan kembali ronda malam, serta koordinasi yang lebih intensif antara masyarakat dan aparat penegak hukum.

Dengan upaya bersama, masyarakat Kampung Jontor berharap lingkungan tempat tinggal mereka kembali aman dan nyaman dari ancaman tindak kriminal. ***