POJOKBOGOR.id - Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor nomor urut 1 Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi, memiliki program untuk mencetak 10 ribu pengusaha baru setiap tahun, jika mereka terpilih pada Pilkada 2024.
Program itu merupakan salah satu cara untuk mengentaskan angka pengangguran di Kabupaten Bogor, yang saat ini terbilang cukup tinggi.
"Angka 10 ribu itu kalau kita bagi ke dalam 12 bulan dan 416 Desa dan 19 Kelurahan berarti satu desa hanya 2 pengusaha baru. Itu menurut Kami sangat terukur dan realistis," kata Calon Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi dalam sesi tanya jawab debat publik kedua Pilkada Kabupaten Bogor 2024, di salah satu stasiun TV swasta di Jakarta, Selasa 19 November 2024.
Baca Juga: DPRD Kota Bogor Sosialisasikan Raperda P4GN, Cegah Penyalahgunaan Narkoba
Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto merinci dengan jumlah Organisasi Perangkat Dinas (OPD) yang ada, program 10 ribu pengusaha baru sangat bisa diwujudkan. Intinya, kata dia, perlunya integrasi program antar OPD agar program bisa berjalan efektif.
"SKPD kita setiap tahun punya anggaran. Misalkan Dispora memberikan pelatihan, Disperindag bisa membeli produk mereka. Kita juga punya BUMD. Intinya menjadi pemimpin harus tahu program yang kita tawarkan terukur atau tidak terukur," kata Rudy.
Sementara itu, Paslon nomor urut 2, Bayu Syahjohan-Musyafaur Rahman mengatakan problem pengangguran yang ada di Kabupaten Bogor dikarenakan peraturan yang memberatkan para pencari kerja. Calon Wakil Bupati Bogor, Musyafaur Rahman mengatakan, para pencari kerja harus membayar jika ingin mendapat pekerjaan di sektor industri.
Baca Juga: Komisi I dan II DPRD Kota Bogor Gelar Sidak ke OPD untuk Pastikan Pelayanan Optimal
"Rakyat mau masuk pabrik harus bayar Rp2 juta sampai Rp5 juta, baru enam bulan mereka kerja kemudian dipecat," kata dia.
Musya menjanjikan akan membuat regulasi yang berpihak pada rakyat agar praktik seperti itu tidak lagi terjadi pada masa mendatang. ***



