BOGOR.POJOKSATU.id - Warga Kampung Ciketug Tonggoh, Desa Pangkal Jaya, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, menyuarakan keresahan atas dugaan aktivitas tambang ilegal yang dinilai mulai mengancam lingkungan sekitar.
Aktivitas tersebut dikhawatirkan berdampak langsung pada sumber air dan lahan milik warga. Sejumlah warga mengaku melihat aktivitas penggalian yang berlangsung tanpa kejelasan izin.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, masyarakat khawatir kerusakan lingkungan akan semakin meluas dan berujung pada hilangnya mata pencaharian serta terganggunya kebutuhan air bersih.
Wilayah Nanggung selama ini dikenal memiliki bentang alam yang sensitif terhadap kerusakan lingkungan.
Aktivitas pertambangan tanpa pengawasan berpotensi memicu pencemaran air, longsor, hingga degradasi lahan pertanian yang menjadi sandaran hidup warga.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan. Mereka menilai persoalan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keberlanjutan lingkungan dan keselamatan masyarakat.
Kasus dugaan tambang ilegal di Kampung Ciketug Tonggoh menjadi pengingat bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab.
Tanpa pengawasan serius, kerusakan lingkungan tidak hanya merugikan alam, tetapi juga mengancam kehidupan masyarakat sekitar.
Warga berharap langkah tegas segera diambil agar alam tetap terjaga dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat dapat terlindungi. ***



