POJOKBOGOR.id - Hujan lebat disertai angin kencang kembali memicu bencana di Kecamatan Citereup, Kabupaten Bogor.
Dua pohon tumbang di Citeureup dilaporkan menimpa empat rumah warga dan menyebabkan kerusakan pada bagian atap serta struktur bangunan.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, lokasi pertama kejadian berada di Desa Tarikolot.
Dua rumah warga mengalami kerusakan pada bagian atap setelah tertimpa pohon yang roboh akibat cuaca ekstrem.
Adam menjelaskan bahwa kerusakan yang terjadi memerlukan penanganan lanjutan dari instansi terkait. BPBD telah memasang terpal sebagai penutup sementara agar penghuni tetap terlindungi dari hujan.
Meski atap rumah rusak cukup parah, pemilik rumah masih tetap bertahan di tempat tinggalnya. Petugas BPBD telah melakukan evakuasi pohon yang menimpa bangunan, namun proses perbaikan belum dapat dilakukan hingga adanya tindak lanjut dari dinas terkait.
Peristiwa serupa juga terjadi di Desa Gunungsari, Citereup. Pohon tumbang mengakibatkan kerusakan pada atap rumah milik seorang warga bernama Amih, serta merusak dinding kamar mandi dan kamar tidur pada rumah milik Khotib. Dampak kerusakan ini menambah daftar rumah yang terdampak cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Selain pohon tumbang, intensitas hujan tinggi turut memicu longsor di kawasan Perumahan Citeureup Residen. Material longsor menutup akses jalan lingkungan dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi dua meter.
BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu bencana lanjutan seperti longsor maupun pohon tumbang di wilayah rawan.



