BOGOR.POJOKSATU.id – Aksi tawuran antarkelompok remaja kembali mencoreng keamanan jalanan di Kabupaten Bogor.
Kali ini, dua kelompok pemuda diduga terlibat bentrokan di kawasan Jalan Raya Parung, Kabupaten Bogor.
Aksi tersebut menjadi perhatian karena dilakukan di jalan yang masih digunakan masyarakat untuk beraktivitas.
Berdasarkan rekaman yang beredar, sejumlah pemuda terlihat mengenakan helm dan jaket tebal. Beberapa di antaranya juga tampak membawa serta mengacungkan benda yang diduga senjata tajam.
Jalan raya yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pengendara justru berubah menjadi lokasi kedua kelompok saling berhadapan.
Kondisi tersebut tentu membahayakan masyarakat yang kebetulan melintas.
Tidak hanya mereka yang terlibat tawuran, pengendara sepeda motor maupun mobil berpotensi menjadi korban apabila bentrokan meluas ke badan jalan.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi pemicu perselisihan kedua kelompok tersebut.
Identitas para remaja maupun asal kelompok yang terlibat juga belum diketahui berdasarkan informasi awal yang beredar.
Aksi tawuran remaja memang masih menjadi salah satu persoalan keamanan di kawasan Parung.
Pada Agustus 2026, polisi juga pernah menggagalkan rencana tawuran dua kelompok di Jalan Raya Parung-Lebakwangi, Desa Pemagarsari. Ketika itu polisi menemukan puluhan sepeda motor yang diduga berkumpul untuk melakukan tawuran.
Kelompok tersebut langsung membubarkan diri ketika mobil patroli kepolisian datang ke lokasi.
Kejadian terbaru ini kembali menjadi pengingat pentingnya patroli pada jam-jam rawan, termasuk pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak dan penggunaan media sosial.
Sebab, ketika tawuran dilakukan di jalan umum dengan membawa senjata tajam, persoalannya bukan lagi sekadar konflik antarkelompok.
Keselamatan warga yang sama sekali tidak terlibat juga ikut dipertaruhkan.***



