POJOKBOGOR.id - Disdik Kabupaten Bogor menemukan ada 637 anak tidak sekolah di Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, di Tahun 2025.

Data 637 Anak Tidak Sekolah itu ditemukan, setelah Disdik Kabupaten Bogor menggelar rapat koordinasi bidang pendidikan tingkat Kecamatan Cijeruk beberapa waku lalu.

“Saat kami melakukan rapat koordinasi, kita menemukan 1.212 data dan separuhnya ada 637 anak tidak sekolah,” kata Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Siswanto, Minggu 19 Oktober 2025.

Ia menuturkan, sebagai bentuk implementasi dan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Disdik Kabupaten Bogor bahwa kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk mengatasi anak tidak sekolah.

“Alhamdulilah kami sudah melakukan di beberapa Kecamatan, diantaranya Kecamatan Cijeruk, dan ini yang menjadi konsen kita semuanya, dinas pendidikan dan tentunya kita tidak bisa berjalan sendiri, jadi semua unsur harus terlibat,” tuturnya.

Siswanto menyampaikan, dalam kegiatan tersebut dihadiri semua pihak, yakni 9 desa, satuan PAUD, guru SD, Kepala SD, SMP, SMA/SMK, unsur penilik, pengawas sekolah dan Kepala KUA Kecamatan Cijeruk.

“Targetnya sekitar bulan November dan Desember ini harus tervalidasi, sehingga Januari kita bisa memetakan anak untuk kembali bersekolah dan ini juga dinas mempertajam lagi di tugas masing-masing unsur mulai dari dinas pendidikan, kecamatan, desa, RT/RW, guru pengawas dan penilik,” ucapnya.

Ia mengaku, ada hambatan-hambatan, sehingga pada saat pelaksanaannya terutama desa dapat dibantu RT/RW, guru dan Kepala Sekolah Dasar (SD).

“Kepala SD dan guru SD harus turun kebawah door to door, lalu kita memvalidasi anak tersebut kalau betul anak tersebut tergolong anak tidak sekolah dan hambatan-hambatan di lapangan ini harus diinventarisir. Sehingga dinas mengambil langkah kongkrit dan ATS ini bukan hanya penanganan tetapi pencegahan,” pungkasnya.