POJOKBOGOR.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor memastikan penanganan kasus COVID-19 terkendali, meski sempat terjadi lonjakan dalam sebulan terakhir.

Kepala Dinkes Kabupaten Bogor Mike Kaltarina, mengungkapkan, dari 117 kasus COVID-19 yang terjadi sejak awal Desember 2023, kini tersisa 41 kasus yang berstatus masih aktif.

"COVID-19 di kabupaten Bogor masih terkendali, rata rata perhari 3-4 kasus," ungkap Mike, Kamis (28/12).

Baca Juga: Bupati Bogor Resmikan MTs Asnawiyah Gunungputri

Menurutnya, dalam kurun waktu sebulan belakangan lonjakan kasus COVID-19 hanya terjadi dua kali, yaitu tanggal 11 Desember sebanyak 11 kasus dan tanggal 27 Desember sebanyak 10 kasus. Sedangkan, di luar itu tercatat 0 kasus hingga 4 kasus per hari.

Mike menjelask, mereka yang dinyatakan positif COVID-19 umumnya merupakan pasien yang hendak menjalani penanganan medis di rumah sakit, karena mengikuti prosedur kesehatan berupa pemeriksaan tes usap atau swab test.

"Rumah sakit menerapkan itu, setiap mau tindakan itu swab dulu, nah dari situ terdeteksi," paparnya.

Baca Juga: Bupati Iwan Setiawan Lantik 347 Kepala Sekolah

Mike menjelaskan para pasien terkonfirmasi COVID-19 ini mayoritas mereka yang belum divaksin penguat dan belum sama sekali menjalani vaksinasi.

Meski begitu, para pasien terkonfirmasi COVID-19 ini satu persatu dinyatakan sembuh atau negatif setelah menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.

Ia mengimbau kepada masyarakat agar selalu mengenakan masker ketika ada dalam kerumunan, terutama saat berada di transportasi publik. ***