POJOKBOGOR.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor mencatat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) selama 2023, mencapai 1.555 kasus.

Jumlah tersebut, merupakan hasil rekapitulasi yang dilakukan hingga pertengahan November 2023. Dari jumlah tersebut, kematian tercatat 4 kasus.

"Sampai November ini, tercatat 1.555 kasus DBD dengan kematian 4 kasus," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Bogor Adang Mulyana, Kamis (30/11).

Baca Juga: Kasus DBD di Kota Bogor Nyaris Tembus Angka Seribu, Pemerintah Minta Warga Jaga Kebersihan Lingkungan

Menurut Adang, di bulan November ini, trendDBD di Kabupaten Bogor cenderung naik dari bulan-bulan sebelumnya, yaitu ditemukan 96 kasus.

"Naik kasusnya tapi gak ekstrem karena kan masih hujan dan itu membuat relatif masih aman," kata Adang.

Dari 1.555 kasus yang ditemukan, kata Adang, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk ini mayoritas dialami oleh usia produktif.

Baca Juga: Maju Untuk Caleg DPR RI, Bima Arya Sempat Bertanya Ke Yane Kamu Punya Apa

"Usia produktif yang rentan dan itu kalau dilihat dari jumlah paling banyak. Mungkin karena mobilitas ya," terangnya.

Untuk diketahui, kasus DBD yang ditemukan di Kabupaten Bogor tiap tahun mengalami penurunan kasus dan angka kematiannya.

Di tahun 2021, tercatat ada 2.220 kasus Demam Berdarah Dengue dengan angka kematian mencapai 22 orang.

Baca Juga: Buat Konten di Curug Cigamea, Sanusi Tewas Tersapu Banjir Bandang

Lalu di tahun 2022, sedikitnya ada 1.954 kasus dengan angka kematian 14 kasus atau orang. ***