BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor berencana menghadirkan dua titik pusat kuliner khusus selama bulan suci Ramadhan. Kebijakan ini diambil seiring dengan penghentian sementara kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan Tegar Beriman.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengatakan bahwa selama Ramadhan, CFD hari Minggu akan ditiadakan sementara selama kurang lebih 30 hari.
Langkah tersebut dilakukan untuk memberi ruang bagi pengembangan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kaki lima.
“CFD hari Minggu memang kita hentikan sementara selama 30 hari. Sebagai gantinya, kami siapkan dua lokasi khusus agar para pelaku UMKM tetap bisa berjualan selama Ramadhan,” ujar Rudy, Senin (26/1/2026).
Rudy menjelaskan, lokasi pertama pusat kuliner Ramadhan akan berada di kawasan Tegar Beriman, tepatnya di jalur masuk Kompleks Pemerintah Kabupaten Bogor, dekat Masjid Baitul Faidzin.
“Untuk lokasi pertama, jalur masuk ke Pemda di sekitar Masjid Baitul Faidzin akan kita pasang tenda permanen selama satu bulan. Kawasan ini akan menjadi pusat kuliner Ramadhan selama 30 hari ke depan,” jelasnya.
Sementara itu, lokasi kedua direncanakan berada di kawasan Jalur Lingkar Pakansari. Saat ini, Pemkab Bogor masih melakukan kajian teknis terkait rencana penutupan sementara salah satu jalur yang akan difungsikan khusus bagi aktivitas PKL.
“Rencananya sore hari digunakan untuk penjualan takjil, dan malam hari setelah masyarakat selesai salat tarawih, area tersebut bisa dimanfaatkan untuk menikmati kuliner UMKM,” tutur Rudy.
Meski memberikan kelonggaran bagi aktivitas berdagang selama Ramadhan, Rudy mengingatkan para pedagang agar tetap menjaga kebersihan dan ketertiban di area berjualan. Menurutnya, kenyamanan ruang publik harus tetap dijaga bersama.
“Kita beri ruang agar ekonomi bergerak, tapi kebersihan harus dijaga bersama-sama. Mari kita sambut bulan suci Ramadhan tahun ini dengan penuh suka cita,” pungkasnya.
Dengan adanya dua pusat kuliner Ramadhan ini, Pemkab Bogor berharap perekonomian masyarakat tetap berjalan, sekaligus menciptakan suasana Ramadhan yang lebih hidup dan tertata bagi warga Kabupaten Bogor. ***



