POJOKBOGOR.id - Peristiwa puting beliung yang hancurkan ratusan rumah di Bogor menyisahkan luka perih bagi warga Ciomas Rahayu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor.

Hal itu disebabkan, banyak rumah yang ambruk dan atapnya hancur karena terbawa angin puting beliung pada Selasa (31/10/2023) sore

Dedi Riadi, Warga Ciomas Rahayu RW 07, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor menjelaskan detik-detik peristiwa terjadinya puting beliung yang menerjang wilayahnya.

Baca Juga: RS PMI Bogor Bantah Rawat Pasien Cacar Monyet

"Kondisi saya kemarin ada di dalam bengkel, nah jam setengah empat saya pulang ashar, saat itu angin kecil namun tiba-tiba langsung gede, muter terus atap-atap pada ke angkut semua," kata Dedi kepada wartawan, Rabu (01/11/2023).

Saat itu, lanjut Dedi, angin puting beliung yang terjadi pada selasa sore berlangsung lama. "

"Ada 3-5 menit lah, muter muter ya di sini-sini aja ini. Jadi keangkut bebarengan dengan hujan," ucap Dedi

Sementara itu, Kepala Desa Ciomas Rahayu Selih Silih Watu, menjelaskan Untuk yang kena bencana puting beliung sampai saat ini yang terdata sekitar diangka 200 rumah yang tersebar di 15 RW.

Baca Juga: Atap Kelas Sekolah di SDN Taman Pagelaran Ambruk, KBM Sementara Daring

Rata-rata kerusakannya lebih ke dominan atap rumah yang terbawa dan pohon yang tumbang.

"Kalau kami sifatnya hanya mendata ya pak, mengakomodir warga yang kena terdampak dan kami juga sudah laporan ke dinas DKPP, BPBD, jadi sekarnag sedang diadakan assesment," kata Selih.

Tak hanya kerusakan rumah, lanjut Selih kejadian puting beliung sendiri mengakibatkan satu warga terluka karena tertimpa atap.

"Tapi saya sudah tangani sudah di bawa ke rumah sakit jadi sudah aman," tutup Selih. ***