POJOKBOGOR.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bergerak cepat menangani dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor. Pemenuhan kebutuhan air bersih bagi masyarakat terdampak menjadi salah satu prioritas penanganan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, penanganan kekeringan dilakukan melalui pemetaan wilayah terdampak dan kebutuhan masyarakat, penguatan koordinasi antarjajaran, serta penyiapan langkah antisipasi untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
“Kita memastikan langkah tindak lanjut penanganan kekeringan terus berjalan, terutama dalam memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Rudy, Senin (10/8/2026).
Baca Juga: Bupati Bogor Evaluasi Pekerjaan Strategis 2026, Siapkan Prioritas Pembangunan 2027
Menurut Rudy, kondisi kekeringan membutuhkan respons cepat dan penanganan yang terukur. Karena itu, Pemkab Bogor terus memantau perkembangan kondisi di lapangan sekaligus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat di setiap wilayah terdampak.
“Kita terus memetakan kebutuhan, memperkuat koordinasi, dan menyiapkan langkah antisipasi agar masyarakat terlayani dengan baik,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah harus hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang berdampak langsung terhadap kebutuhan dasar. Penanganan kekeringan, kata dia, tidak hanya berorientasi pada pemenuhan air bersih, tetapi juga pada upaya meminimalkan dampak yang dirasakan masyarakat.
Baca Juga: Berkat AXIS Nation Cup 2026, Kesempatan Para Pemain Futsal Putri Semakin Terbuka Lebar
“Kita harus hadir cepat untuk masyarakat. Dampaknya harus kita minimalisir bersama, sekaligus meringankan kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan,” tegasnya.
Pemkab Bogor selanjutnya akan terus melakukan pemantauan terhadap wilayah terdampak dan memperkuat koordinasi penanganan. Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan dasar masyarakat, khususnya ketersediaan air bersih, dapat terpenuhi selama kondisi kekeringan berlangsung. ***



