BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor bergerak cepat menanggapi keluhan masyarakat terkait dugaan praktik pungutan liar atau pungli, terutama di kawasan Stadion Gelora Pakansari, Cibinong.
Aduan yang ramai diperbincangkan, termasuk di media sosial, langsung ditindaklanjuti dengan langkah konkret di lapangan.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap praktik yang merugikan masyarakat tersebut.
Ia mengungkapkan rencana pembentukan tim khusus yang akan melibatkan aparat kepolisian untuk memperkuat penanganan.
“Hari Rabu kita akan bahas pembentukan tim bersama Polres Bogor untuk menindaklanjuti aduan masyarakat terkait pungli,” ujar Rudy, Selasa, 7 April 2026.
Menurutnya, laporan dari masyarakat, baik yang disampaikan secara langsung maupun yang viral di media sosial, menjadi bahan penting bagi pemerintah dalam menentukan langkah cepat dan tepat.
“Masukan dari masyarakat, termasuk yang viral, menjadi rujukan bagi kami untuk bergerak cepat,” jelasnya.
Sebagai bentuk respons awal, Pemkab Bogor langsung mengerahkan sejumlah instansi untuk melakukan penertiban di kawasan tersebut.
Dinas Pemuda dan Olahraga, Dinas Perhubungan, Polres Bogor, serta Satpol PP turun langsung ke lapangan guna memastikan kondisi kembali tertib.
Salah satu kebijakan tegas yang diterapkan adalah penghapusan aktivitas parkir di sepanjang lingkar Stadion Pakansari, khususnya di area sekitar Masjid Raya Nurul Wathon. Langkah ini diambil untuk menutup celah terjadinya pungli yang selama ini dikeluhkan warga.
“Kami pastikan tidak ada lagi parkir di lingkar Pakansari,” tegas Rudy.
Kebijakan ini diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Selain itu, langkah ini juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang dalam menata kawasan publik agar lebih terorganisir.
Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memberantas praktik pungli di seluruh wilayah. Pemerintah daerah juga membuka ruang bagi masyarakat untuk terus melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran serupa.
Dengan langkah tegas ini, diharapkan kawasan Stadion Pakansari dapat kembali menjadi ruang publik yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat maupun pengunjung. ***



