POJOKBOGOR.id - Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, akan mengoperasikan moda transportasi Buy The Service (BTS) relasi Cibinong-Ciparigi pada Februari 2024.

Plt Kepala BPTJ Suharto mengungkapkan, layanan BTS yang melintasi Kabupaten dan Kota Bogor itu merupakan layanan terintegrasi untuk mempermudah masyarakat pengguna angkutan umum.

"Ini merupakan suatu layanan integrasi antara Kabupaten Bogor (Cibinong) dengan Kota Bogor (Ciparigi). Sehingga masyarakat lebih diuntungkan dengan adanya suatu layanan integrasi angkutan umum dengan skema BTS," kata Suharto usai pembahasan nota kesepahaman dan program subsidi angkutan umum BTS di Kabupaten Bogor, Rabu (3/12).

Baca Juga: Asmawa Tosepu Sebut Inflasi Kabupaten Bogor Terkendali

Suharto menjelaskan, nantinya pelayanan BTS Cibinong-Ciparigi tersebut akan sama seperti Biskita Transpakuan yang telah beroperasi sejak 2022.

"Jadi Februari Insha Allah (beroperasi). Itu satu koridor dulu, kemudian kita akan menggunakan sekitar 10 menit kira-kira satu koridor selesai. Kita hitung karena highway nya sudah jelas setiap 10 menit. Jadi mungkin bisa 15 bus," paparnya.

Suharto menyampaikan, BTS itu juga rencananya akan tersambung ke kawasan Puncak setelah koridor Cibinong-Ciparigi berhasil beroperasi.

Baca Juga: 393 Desa di Bogor Terbebas dari Buang Air Sembarangan

"Tahap awal kita dari Cibinong ke Ciparigi yang langsung kota Bogor, insyaallah ke depan sampai ke Cisarua (Puncak)," terangnya.

Sementara Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyampaikan, rencana BTS terintegrasi hingga kawasan Puncak, akan dianggarkan pada APBD Perubahan nanti.

"Kebetulan ini pilot proyek, dan disarankan paling tidak harus ditambah 1 atau dua koridor lagi dan rencana kita akan bahas bersama dengan TAPD untuk penambahan satu koridor lagi yang mengarah ke Puncak. Mungkin di perubahan APBD 2024," kata dia. ***