BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor resmi menghentikan sementara aktivitas pengelolaan sampah asal Kota Tangerang Selatan yang dilakukan di fasilitas PT Aspex Kumbong, Cileungsi.

Kebijakan ini diambil menyusul belum terpenuhinya sejumlah persyaratan perizinan serta belum adanya kerja sama resmi antar pemerintah daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menjelaskan bahwa penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif agar tidak menimbulkan persoalan hukum maupun dampak lingkungan di kemudian hari.

“Langkah ini kami ambil untuk mencegah potensi permasalahan hukum dan lingkungan ke depan,” ujar Teuku Mulya.

Ia menyampaikan bahwa meskipun PT Aspex Kumbong telah mengantongi izin pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Izin usaha untuk pengelolaan sampah domestik dinilai masih belum lengkap dan masih dalam proses pemenuhan ketentuan yang berlaku.

Selain aspek perizinan, Pemkab Bogor juga menyoroti belum adanya nota kesepahaman atau perjanjian kerja sama resmi antara pemerintah daerah terkait pengiriman sampah dari Kota Tangerang Selatan ke wilayah Bogor.

Kondisi tersebut dinilai tidak sesuai dengan mekanisme pengelolaan sampah lintas daerah.

“Pengiriman sampah lintas wilayah seharusnya didukung dengan kerja sama resmi antar pemerintah daerah, dan sampai saat ini hal tersebut belum ada,” jelasnya.

Pemkab Bogor menegaskan bahwa penghentian operasional ini bersifat sementara.

Aktivitas pengelolaan sampah baru dapat kembali dilanjutkan setelah seluruh perizinan dinyatakan lengkap serta ada kejelasan kerja sama antar daerah.

Pemerintah daerah juga menunggu arahan dan tindak lanjut dari Kementerian Lingkungan Hidup sebagai otoritas yang berwenang.

“Kami berharap seluruh proses bisa segera diselesaikan agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” pungkas Teuku Mulya.

Langkah ini menegaskan komitmen Pemkab Bogor dalam menjaga kepatuhan hukum dan kelestarian lingkungan, khususnya terkait pengelolaan sampah lintas wilayah yang berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang. ***