POJOKBOGOR.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, yang mulai beroperasi pada 11 Januari 2011, terus menunjukkan kinerja yang signifikan sepanjang tahun 2024.

BPBD bertanggung jawab terhadap pencegahan, penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi bencana.

Tugas utamanya meliputi penetapan pedoman bencana, penyusunan peta rawan bencana, pelaporan, pengendalian bantuan, dan pengelolaan anggaran.

BPBD berfungsi dalam perumusan kebijakan, pengkoordinasian kegiatan penanggulangan bencana, dan pelaksanaan penanggulangan secara terkoordinasi dengan berbagai instansi terkait.

Tahun ini, BPBD berfokus pada beberapa indikator kinerja utama, antara lain persentase mitigasi bencana yang berhasil dilaksanakan, penanganan bencana dalam waktu 24 jam, dan rekomendasi penanganan pascabencana.

Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BPBD Tahun 2024

Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif.

Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.

pada tahun 2024 BPBD mengalami perubahan indikator Kinerja yang disesuaikan dengan Permendagri Nomor 90 Tahun 2019 (Tentang Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah) dan Kepmendagri Nomor 050-5889 Tahun 2021 (Tentang Hasil Verifikasi dan Validasi Pemutakhiran Klasifikasi, Kodefikasi dan Nomenklatur Perencanaan Pembangunan dan Keuangan Daerah).

Dari uraian tersebut, BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus dicapai pada tahun 2024, diantaranya adalah :

Program Kegiatan BPBD Tahun 2024

Pada tahun 2024 BPBD Kabupaten Bogor mempunyai 2 program dan 12 Kegiatan yang terdiri dari 1 Program utama dan 1 Program pendukung, Program Utama BPBD di tahun 2024, dengan serapan anggaran sebagai berikut :

• Program Penanggulangan Bencana (4 kegiatan) dengan realisasi Keuangan 8,54 % dan realisasi Fisik 5,05 %.

• Program Penunjang di antaranya Program Penunjang Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota ( 8 kegiatan) dengan realisasi keuangan 32,13 % dan realisasi Fisik 22,35 %.

• Total realisasi sampai dengan tanggal 31 Juli 2024 adalah 31,95 % untuk Keuangan dan 36,66 % untuk Fisik.

Pelaksanaan Kegiatan di Tahun 2024

Sampai dengan Tahun 2024 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2024.

Berikut beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bogor sampai dengan Tahun 2024 ini :

• Kegiatan Penyusunan laporan capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi kinerja SKPD telah diselesaikan 1 Dokumen LAKIP.

• Kegiatan SPM pada tanggal 24 Maret 2024 Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan tingkat nasional juara 1 pelaksanan standar pelayanan minimal tingkat nasional dan BPBD Kabupaten Bogor mendapatkan penghargaan dari Pj. Bupati Bogor memberikan Piagam Penghargaan Atas Kinerja Penerapan Standar Minimal SPM tahun anggaran 2023 dengan kategori Tuntas Paripurna yang diberikan kegiatan Bimtek SPM pada tanggal 13-14 Juni 2024 bertempat Asyana Sentul Bogor.

• BPBD Kabupaten Bogor melaksanakan Deklarasi Gerakan Kencana (Kecamatan Tangguh Bencana) yang dibuka oleh Pj. Bupati Bogor Bapak Asmawa Tosepu serta Plh. Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr.Drs. Amran, M.T dihadiri oleh Perangkat Daerah (SKPD), 40 Kecamatan, 435 Desa, Forkopinda bertempat di ruang auditorium Setda Kabupaten Bogor pada selasa, 2 Juli 2024.

• Kegiatan gladi kesiapsiagaan bencana bertempat di ruang auditorium Setda Kabupaten Bogor;
Kegiatan penyusunan kajian resiko bencana dilaksanakan pada hari selasa tanggal 9 Juli 2024 bertempat dihotel M-One Bogor di buka oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Bapak Ade Hasrat, S.IP, M.Si, dihadiri dari Setda (bagian tata pemerintahan), Bappedalitbang, DPKPP, Dinsos, DLH, DPMD, DPK3KB, DPMPTSP, Damkar, Disdik, Dinkes, BMKG dan Forum PRB. Kegiatan tersebut mengenai materi tentang urgensi Kajian Resiko Bencana (KRB) sebagai amanat SPM sub urusan bencana sesuai Permendagri 101/2018 dan mendiskusikan tentang kebutuhan data analisis kapasitas.

• Kegiatan pelatihan dan pengembangan kapasitas TRC bertempat di BPSDM PP BASARNAS Cariu
(Balai Pelatihan Sumber Manusia Perncarian dan Pertolongan), pada hari senin tanggal 1 Juli 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang yang berasal dari anggota BPBD Kabupaten Bogor dengan materi tentang pelatihan dan dasar search and rescue (SAR).

• Pembentukan Desa Tangguh Bencana dengan melaksanakan kegiatan Destana di Desa Ciapus Kecamatan Ciomas pada tanggal 8-10 Juli 2024 dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang.

Penanganan Kedaruratan Bencana

Bencana Alam yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor Selama Tahun 2024 Tercatat dari 01 Januari sampai dengan 31 Juli 2024 ada sebanyak 886 kejadian dari tanah longsor 313, banjir 49, kahutla 0, angin kencang 413, kekeringan 11, pergerakan tanah 27, gempa bumi 31 dan non alam sebanyak 42 kejadian.

Dari kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pertolongan, penyelamatan korban bencana, evakuasi korban dan puing, bahan material lainnya akibat bencana.

Berikut ini rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Bulan Juli
Tahun 2024:

Publikasi ini memberikan gambaran tentang capaian kinerja BPBD Kabupaten Bogor dalam upaya mencapai visi dan misi serta mendukung Pemerintah Kabupaten Bogor.***