BOGOR.POJOKSATU.id - Sudah hampir sepekan, SPBU di Jalan Atang Sanjaya, Rancabungur, Kabupaten Bogor mengalami kekosongan stok Pertalite.
Kondisi ini menimbulkan keresahan warga yang mengandalkan bahan bakar tersebut untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Sejumlah warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan transportasi, terlebih bagi mereka yang bergantung pada kendaraan bermotor untuk bekerja.
Situasi ini pun menambah beban ekonomi masyarakat, karena terpaksa harus beralih ke jenis BBM lain dengan harga yang lebih tinggi.
Kekosongan Pertalite di SPBU tersebut diduga dipicu oleh adanya praktik tidak jujur dari oknum operator SPBU.
Akibat dugaan kecurangan itu, pihak Pertamina menghentikan sementara distribusi Pertalite ke lokasi tersebut.
Tak hanya merugikan konsumen, kondisi ini juga menimbulkan dampak besar bagi pemilik SPBU. Penurunan transaksi selama berhari-hari membuat pengusaha mengalami kerugian signifikan.
Masyarakat berharap pihak terkait segera turun tangan agar penyaluran BBM bisa kembali normal, sehingga kebutuhan energi warga dan aktivitas ekonomi sekitar tidak semakin terganggu. ***



