POJOKBOGOR.id - Polres Bogor masih menunggu hasil tes DNA di Puslabfor Mabes Polri, Sentul untuk mengungkap kasus dugaan bayi tertukar di RS Sentosa Kemang, Kabupaten Bogor. Diperkirakan hasil diketahui dalam sepekan.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Yohanes Redhoi Sigiro menjelaskan, kedua orang tua bayi, yakni Siti Mauliah (37) dengan ibu DP, beserta suami masing-masing telah dites DNA, secara silang dengan bayi yang dirawat oleh orang tua tersebut.
"Tes DNA dilakukan secara silang. Sampel pasangan suami istri disilangkan dengan anak. Nanti ajan terlihat fakta ilmiah bayi tertukar atau tidak," kata lelaki yang akrab disapa Giro, Kamis (24/8).
Baca Juga: Kasus Bayi Tertukar, Kedua Orang Tua Bersedia Lakukan Tes DNA
Dia menyebut, hasil tes DNA akan diketahi dalam pekan dan segera disampaikan hasilnya kepada khalayak. Kata dia, setelah diketahui orang tua sebenarnya dari bayi yang diduga tertukar, baru kemudian polisi mengambil langkah selanjutnya.
Seperti adanya unsur tindak pidana, baik dari pihak rumah sakit maupun orang tua bayi tersebut. "Kita masih penyelidikan ada pidana atau tidaknya, kita berdasarkan fakta yang ada nanti setelah tes DNA hasilnya sudah keluar," kata Giro.
Giro pun memastikan, setelah melakukan penyelidikan, bayi laki-laki Siti Mauliah diduga tertukar dengan bayi laki-laki ibu DP. Pasalnnya, saat persalinan di RS Sentosa Kemang sekitar setahun lalu, hanya ada dua bayi laki-laki dilahirkan pada hari yang sama.
Baca Juga: Bayi Tertukar, 15 Perawat RS Sentosa Dinon-aktifkan akibat Kelalaian
Sejauh ini, Polres Bogor telah meminta keterangan 9 orang, baik dari Siti Mauliah sebagai pengadu, kemudian beberapa orang dari RS Sentosa, seperti perawat, bidan hingga dokter yang bekerja di sana. ***



