BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara pembangunan salah satu proyek perumahan di kawasan Sentul, Kecamatan Babakan Madang. Kebijakan ini menyusul dugaan keterkaitan proyek tersebut dengan banjir yang sempat melanda wilayah sekitar beberapa waktu lalu.
Penghentian dilakukan hingga proses kajian komprehensif terhadap aspek perizinan, tata ruang, serta kondisi teknis lahan selesai dilakukan. Pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan tidak menimbulkan dampak lingkungan yang merugikan masyarakat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyampaikan bahwa proyek tersebut saat ini dalam tahap evaluasi menyeluruh.
“Untuk sementara proyek kami hentikan sambil menunggu hasil evaluasi, baik dari sisi perizinan maupun aspek teknis kekuatan lahan. Semua harus dikaji secara objektif,” ujar Eko.
Ia menambahkan, hasil kajian akan menjadi dasar keputusan lanjutan terkait kelanjutan pembangunan.
“Apakah setelah evaluasi dinyatakan masih layak dibangun atau tidak, itu bergantung pada hasil studi kelayakan. Kalau tidak memenuhi syarat, tentu ada kemungkinan dihentikan secara permanen,” tegasnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah juga menegaskan komitmennya untuk mengedepankan aspek tata ruang yang berkelanjutan.
Sejumlah warga sebelumnya menyampaikan kekhawatiran terkait perubahan kondisi lahan yang diduga memengaruhi aliran air saat hujan deras. Oleh karena itu, evaluasi akan mencakup kajian teknis mengenai daya dukung dan daya tampung lingkungan di kawasan tersebut.
Pemkab Bogor memastikan hasil kajian akan disampaikan secara transparan kepada publik. Keputusan akhir nantinya akan mempertimbangkan kepentingan masyarakat serta keberlanjutan lingkungan di wilayah Babakan Madang dan sekitarnya. ***



