BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor berencana melakukan normalisasi saluran sungai yang kerap menjadi penyebab banjir, termasuk penanganan persoalan sampah di Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto saat menghadiri Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Ciriung.

Rudy menyampaikan bahwa dari hasil Musrenbang, terdapat sejumlah aspirasi warga yang perlu segera ditindaklanjuti, terutama terkait banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah.

“Di Ciriung, dari 15 RW ada tiga RW yang masih perlu penanganan banjir,” kata Rudy.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang akan ditempuh pemerintah daerah adalah melakukan normalisasi saluran air dan sungai yang selama ini menjadi titik rawan genangan.

“Ada permintaan normalisasi sungai yang kewenangannya berada di BBWS dan PSDA. Namun Pemkab Bogor akan tetap mengambil langkah-langkah tindak lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut,” jelasnya.

Selain banjir, Rudy juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah di wilayah Ciriung yang dinilai membutuhkan penanganan segera. Menurutnya, masalah sampah tidak bisa dipisahkan dari upaya pengendalian banjir.

“Yang terpenting adalah pengelolaan sampah di Kelurahan Ciriung. Ini menjadi prioritas untuk kita tindak lanjuti bersama, baik pada tahun 2026 maupun yang sudah direncanakan dalam APBD 2027,” ujarnya.

Rudy juga menyinggung keberadaan bangunan di sepanjang sepadan sungai.

Ia menegaskan bahwa penanganan kawasan bantaran sungai akan dilakukan melalui pendekatan persuasif dan musyawarah dengan tokoh masyarakat serta warga setempat.

“Tujuan utama kita adalah melindungi masyarakat. Saat akan melakukan normalisasi, kami meminta para tokoh masyarakat untuk berdiskusi dan bermusyawarah dengan warga yang tinggal di bantaran sungai,” kata Rudy.

Pendekatan dialog tersebut, lanjut Rudy, penting agar penataan lingkungan tidak menimbulkan konflik antara pemerintah dan masyarakat.

“Musyawarah dilakukan supaya pemerintah tidak berbenturan dengan masyarakat. Penataan di sekitar sepadan sungai harus dilandasi kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan,” pungkasnya.

Langkah normalisasi sungai dan pembenahan pengelolaan sampah ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di Kelurahan Ciriung sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertata bagi warga. ***