POJOKBOGOR.id - Bakal Calon Bupati Bogor, Aep Saepudin Muhtar, menggagas ruang kreatif atau creative space bagi generasi Z untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang tumbuh secara organik.
Lelaki yang akrab disapa Gus Udin ini menilai bahwa pemerintah harus membangun ruang-ruang kreatif di luar pelatihan-pelatihan yang ada untuk mengembangkan SDM.
"Harus ada ruang kreatif di Kabupaten Bogor ini yang dibangun oleh pemerintah dan dikelola, misalnya, oleh badan ekonomi kreatif. Hal ini bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada generasi Z," ungkapnya dalam "Diskusi Serial Cetak Biru Kabupaten Bogor" yang digelar oleh Lembaga Studi Visi Nusantara Maju (LS Vinus) di Cibinong, Rabu, 5 Juni 2024.
Baca Juga: Terima Kasih ke PKB dan PDIP Dokter Rayendra : Partai Lain Menyusul
Gus Udin menilai bahwa pelatihan-pelatihan tidak efektif mengingat Kabupaten Bogor memiliki jumlah penduduk di atas rata-rata, yakni sekitar 5,7 juta jiwa.
"Berapa banyak populasi penduduk yang harus ditangani oleh dinas? Tidak mungkin, karena jumlahnya terlalu besar. Oleh karena itu, harus ada ruang-ruang kreatif yang dimiliki, sehingga pertumbuhan ini terjadi secara organik, bukan hanya oleh pemerintah," kata Gus Udin, yang juga merupakan akademisi di Universitas Djuanda Bogor.
Ia menyebutkan bahwa di beberapa negara lain, pemerintah bahkan melibatkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menyelesaikan masalah kemasyarakatan. Hal tersebut bisa diterapkan di Kabupaten Bogor jika pemerintah memiliki fasilitas ruang kreatif bagi masyarakat.
Creative space, menurutnya, bisa menjadi ruang berekspresi bagi para pemuda di bidang ekonomi kreatif, seperti sarana pertunjukan musik dan tari.
Selain itu, ruang tersebut juga dapat menjadi wadah bagi komunitas-komunitas untuk bertukar pikiran ataupun menggelar berbagai kegiatan, mulai dari sosial hingga ekonomi.
"Komunitas di Kabupaten Bogor sangat banyak, hampir 99 komunitas dari lingkungan hingga komunitas ekonomi kreatif. Mereka kesulitan mengajak orang untuk pelatihan karena keterbatasan tempat," tutur Gus Udin.
Baca Juga: Tak Bisa Dihubungi, Rokayah Meninggal di Dalam Rumah Kontrakan
Direktur Eksekutif LS Vinus, Yusfitriadi, menjelaskan bahwa melalui diskusi serial ini, ia ingin berkontribusi dengan memberikan ruang berdialektika bagi para bakal calon menjelang Pilkada.
Pada diskusi serial pertama bertajuk "Kemandirian Ekonomi Kreatif Kaum Muda" ini, LS Vinus menghadirkan dua Bakal Calon Bupati, yakni Dr. Aep Saepudin Muhtar alias Gus Udin dan Ade Wardana Adinata, serta Pemimpin Redaksi Harian Radar Bogor, Ricki Noor Rahman, sebagai pemantik.
***



