POJOKBOGOR.id - Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, melantik Asmawa Tosepu sebagai Pj Bupati Bogor di Gedung Sate, Bandung, Sabtu (30/12). Asmawa Tosepu menggantikan Bupati Iwan Setiawan yang habis masa jabatannya.

Usai dilantik, Asmawa Tosepu mengaku tidaj ada waktu untuk berleha-leha. Karena banyak tugas yang harus ia kerjakan di Kabupaten Bogor. Mulai dari pengamanan malam tahun baru 2024, hingga penyelesaian sengkarut lalu lintas di Parungpanjang.

"Pertama saya ingin membahas APBD 2024. Itu menjadi prioritas karena menyangkut hajat hidup masyarakat banyak. Tentu banyak harus segera ditindaklanjuti," kata Asmawa Tosepu.

Baca Juga: Wanita Warga Tanah Sareal Jadi Korban Jambret, Mata Disiram Bon Cabe Oleh Pelaku

Asmawa Tosepu menilai, Kabupaten Bogor memiliki permasalahan kompleks karena menjadi daerah penyangga ibu kota, sekaligus menjadi pusat kegiatan saat malam tahun baru.

Selain memastikan malam pergantian tahun berjalan dengan baik, permasalahan di Parungpanjang pun juga telah menanti Asmawa untuk diselesaikan.

"Arahan pak Pj Gubernur juga adalah bagaimana mengatasi persoalan-persoalan yang saat ini ada di Parungpanjang, jalan yang kemudian yang terkait dengan pengangkutan material galian C," tuturnya.

Baca Juga: DPRD Dorong Pemkot Bogor Dekatkan Layanan Kesehatan

Adapun langkah yang akan diambil oleh Asmawa adalah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian PUPR, kemudian dengan Provinsi Jawa Barat.

"Pak Pj Gubernur tadi sudah memberikan arahan, OPD mana yang harus segera dikoordinasikan, kemudian dengan pemerintah Provinsi Banten termasuk dengan kabupaten tetangga yang terkait. Karena ini sifatnya lintas provinsi, sehingga menjadi kewenangan pemerintah pusat," tegasnya.

Asmawa yang dilantik pada tahun penyelenggaraan Pemilu 2024 pun memiliki beban lain, yaitu memastikan pesta demokrasi di Kabupaten Bogor berjalan lancar.

"Karena itu salah satu tugas pokok saya, maka saya akan menseriusi itu. Yang pastinya akan memastikan ada dukungan pembiayaan dari APBD terhadap para penyelenggara, KPU dan Bawaslu," terangnya.

Baca Juga: Polres Bogor Tangani 1.881 Perkara Pidana Selama 2023

Kemudian yang kedua, sebagai Pj Bupati, ia pun ingin memastikan dan melihat secara langsung kesiapan di TPS dan  perekrutan KPPS.

"Dukungan kepada penyelenggara, wajib harus kita berikan. Supaya pesta demokrasi yang nanti akan memberikan gambaran bahwa pemimpin 5 tahun ke depan itu dihasilkan pada tanggal 14 Februari itu," pungkasnya.

Pasca dilantik, sejumlah pekerjaan rumah di Pemkab Bogor pun kini telah diemban oleh Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) ini. ***