BOGOR.POJOKSATU.id – Kabar baik datang untuk pembangunan infrastruktur dan konektivitas wilayah Kabupaten Bogor.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan pembangunan Flyover Bomang mulai dilaksanakan pada tahun 2027 mendatang.
Flyover tersebut diproyeksikan menjadi salah satu penghubung penting antara kawasan Bojonggede–Kemang atau Bomang dengan Jalan Tegar Beriman di Kecamatan Cibinong.
Dengan adanya flyover tersebut, akses masyarakat dari wilayah Bojonggede, Kemang, Parung dan sekitarnya menuju pusat pemerintahan Kabupaten Bogor di Cibinong diharapkan menjadi lebih cepat dan langsung.
Masyarakat nantinya tidak perlu lagi mengambil jalur memutar untuk menuju kawasan pusat pemerintahan maupun sejumlah titik aktivitas di Cibinong.
Pembangunan Flyover Bomang juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat konektivitas antarkawasan yang selama ini terus berkembang.
Namun, sebelum pembangunan flyover dimulai, Pemkab Bogor terlebih dahulu menargetkan penyelesaian sejumlah infrastruktur pendukung.
Dua di antaranya yakni Jembatan Sitanggerang dan Jembatan Pesanggrahan yang diharapkan dapat rampung sebelum proyek Flyover Bomang masuk tahap pembangunan.
Keberadaan jembatan tersebut dinilai penting untuk mendukung akses dan memastikan jaringan jalan di kawasan Bomang dapat berfungsi secara lebih optimal.
Jika seluruh proyek tersebut terealisasi, konektivitas antara Bojonggede, Kemang, Parung hingga Cibinong diperkirakan semakin terbuka.
Tidak hanya mempermudah mobilitas warga, pembangunan infrastruktur tersebut juga diharapkan memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Akses yang semakin baik dapat mempercepat pergerakan orang dan barang, mendukung aktivitas perdagangan, serta membuka peluang tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru di sepanjang jalur yang terhubung.
Pembangunan Flyover Bomang pun menjadi salah satu proyek yang cukup dinantikan masyarakat, terutama warga yang selama ini bergantung pada jalur Bojonggede–Kemang untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Dengan target pembangunan mulai 2027, masyarakat kini menanti realisasi proyek tersebut agar konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bogor semakin baik dan mampu mengurangi beban lalu lintas di sejumlah jalur utama.***



