POJOKBOGOR.id - Bakal Calon Anggota Legislatif (Bacaleg) Anang Hermansyah, penuhi tantangan diskusi yang diselenggarakan Lembaga Studi Visi Nusantara (LS Vinus) Bogor Raya bertajuk 'Para Artis, Ngapain Nyaleg?' di Cibinong, Kamis (28/9).
Anang menuturkan, bahwa diskusi yang diadakan oleh LS Vinus merupakan acara yang dibutuhkan seperti sekarang ini, bahwa bagaimana masyarakat itu benar-benar tidak perlu anti untuk berpolitik.
"Membangun politik itu, bagaimana membangun melalui kekuatan politik bagi para caleg-caleg di daerah pemilihannya (Dapil)," kata Anang Hermansyah.
Menurutnya, diskusi dengan beberapa caleg artis dari partai politik (parpol) lainnya itu, apa yang dibahas dan dipaparkan dalam forum diskusi tersebut, sesuai dengan proyeksi dalam gagasannya.
Anang memaparkan, sekitar 49 persen warga Kabupaten Bogor masih belum menentukan pilihannya kemana akan memilih calon wakil rakyatnya.
"Ini menandakan Bogor tidak seperti digambarkan orang banyak yang pragmatis sekali, artinya itu justru masyarakat Bumi Tegar Beriman ini lebih hati-hati dalam memilih calon legislatif mana yang bisa berkontribusi langsung terhadap kebutuhan rakyat," kata Anang.
Baginya, sambung Anang, kehadiran calon wakil rakyat hingga nanti jadi seorang anggota DPR, sosok figurnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat di daerah pemilihan untuk menyerap keluh kesah masyarakat.
"Karena itu penting memang, suara dan aspirasi rakyat harus bisa di sampaikan langsung ke parlemen," kata dia.
Anang juga menjelaskan, dengan tema yang diusung dalam diskusi oleh LS Vinus Bogor Raya bertajuk 'Para Artis, Ngapain Nyaleg?'. Menurutnya artis pun sebuah profesi yang juga butuh diperjuangkan.
Baca Juga: Sudah 50 Kalo jadi Calo PPDB Kota Bogor, Segini Bayaran yang Diterima Honorer Kelurahan Paledang
"Memang seperti artis saya ini, terus bisa terselesaikan dengan permasalahan artis, enggak juga," ucap Anang.
Terlebih lagi, masih kata Anang, bahwa pencalonannya sebagai Bacaleg dari Dapil Jawa Barat V Kabupaten Bogor dari PDI Perjuangan, harus diperjuangkan.
"Permasalahan di dunia keartisan di Indonesia, seperti tentang lagu dan macam-macam lainnya. Bahwa kita pandai sekarang bicara tentang kehebatan Korea, dan bagaimana Indonesia yang notabane punya source budaya lebih besar. Kita adalah negara archipelago (kepulauan) terbanyak, serta memiliki suku bangsa terbesar di Dunia," kata dia.
Baca Juga: Menteri PPPA Dampingi Pengembalian Anak yang Tertukar pada Ibu Biologisnya
"Indonesia juga punya kans untuk bisa melampaui negeri K-POP tersebut, untuk itu saat ini masyarakat Indonesia harus bisa menjadi negara yang dapat berkontribusi terhadap industri budaya di dunia," kata dia. ***



