POJOKBOGOR.id - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor, tengah mengarahkan pembangunan daerah agar searah dengan Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor Ajat R Jatnika mengungkapkan, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah aglomerasi DKJ, selain Kota Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur.

Ajat menerangkan, arah pembangunan Kabupaten Bogor ke depannya terintegrasi dengan DKJ dari semua sisi, termasuk dalam pembangunan jalan maupun pengembangan moda transportasi massal.

Baca Juga: Angin Kencang di Megamendung Rusak Belasan Rumah Warga, 35 Jiwa Kena Dampaknya

"Karena bagaimanapun orang-orang yang tinggal di kota-kota satelit itu, banyak bekerja maupun berbisnis di Jakarta. Jadi kita arahkan pembangunannya agar masyarakat lebih mudah dalam menjangkau Jakarta," kata Ajat, Selasa 2 Juli 2024.

Ajat mengungkapkan, meski tak lagi berstatus Ibu Kota Negara, Jakarta akan menjadi kota global yang terkoneksi dengan perekonomian dan mobilitas dunia lewat bandara maupun pelabuhan besar.

"Sehingga kota-kota satelit harus siap dalam mendukung Jakarta sebagai pusat bisnis, kota global. Kita harus menyiapkan perencanaan integrasi jalan maupun moda transportasi massalnya lebih matang lagi," kata Ajat.

Baca Juga: Ada Joglonya, Rummi Kopi Lan Tresna jadi Rekomendasi Kafe dan Resto dengan Menu Autentik Khas Jawa di Kabupaten Bogor

Salah satu yang telah dilakukan Pemkab Bogor yaitu membangun Jalan Bojonggede-Kemang (Bomang) akan akan terhubung dengan Jalan Tegar Beriman dan Jalan Raya Parung.

"Kita juga sedang rancang agar ada kendaraan semacam bus, di wilayah Bogor Barat, agar masyarakat lebih mudah menjangkau Stasiun Parungpanjang, sebagai magnet pergerakan orang ke Jakarta," jelas Ajat. ***