POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, baru menyerap anggaran belaja dalam APBD tahun 2025 sebesar Rp7,696 triliun atau 61,82 persen dari total anggaran Rp12,449 triliun.
Dengan sisa waktu kurang dari dua bulan sebelum tutup tahun anggaran 2025, capaian ini terbilang rendah. Salah satu kendala yang dihadapi yaitu pihak ketiga atau penyedia jasa belum mengajukan Surat Permohonan Pencairan Dana atau SP2D.
"Faktor utamanya itu, masih banyak yang belum mengajukan tagihan pembayaran dari pihak ketiga. Mudah-mudahan dalam waktu dekat penyerapan anggaran cepat meningkat," kata Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKPAD) Kabupaten Bogor Achmad Wildan, Rabu 12 November 2025.
Baca Juga: Tips Weekend Hemat di Bogor! Liburan Seru Tanpa Bikin Dompet Menipis
Ia mengungkapkan realisasi belanja daerah sebesar 61,82 persen itu, merupakan hasil pencatan per 7 November 2025. Sementara realisasi pendapatan daerah pada periode yang sama mencapai Rp9,317 triliun atau 76,34 persen dari target Rp12,205 triliun.
Diketahui pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bogor, realisasi belanja daerah Kabupaten Bogor tahun 2024 mencapai Rp11,114 triliun atau 97,55 persen. Sementara realisasi pendapatan Kabupaten Bogor tahun 20204 sebesar Rp10 923 atau 100,51 persen. ***



