BOGOR.POJOKSATU.id - Aksi balap liar kembali membuat warga dan pengguna jalan di kawasan Parung, Kabupaten Bogor, resah. Sekelompok pengendara sepeda motor bahkan nekat menutup seluruh badan jalan demi menggelar balapan pada Rabu dini hari, 29 Juli 2026.
Aksi tersebut berlangsung di Jalan Raya Parung, tepatnya di wilayah Lebakwangi. Para pelaku mulai memenuhi lokasi sekitar pukul 02.00 WIB dan menjadikan jalan utama itu sebagai lintasan balap hingga sekitar pukul 04.00 WIB.
Selama kegiatan berlangsung, kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas. Pengemudi yang terjebak di lokasi terpaksa menghentikan kendaraannya dan menunggu sampai para pelaku membuka kembali jalan.
Kondisi itu tidak hanya mengganggu perjalanan masyarakat, tetapi juga berpotensi menghambat kendaraan yang membawa penumpang dalam kondisi darurat.
Penutupan jalan tanpa izin turut membahayakan pengendara lain karena dilakukan pada ruas yang seharusnya tetap dapat digunakan untuk kepentingan umum.
Warga sekitar menyebut aksi serupa bukan baru pertama kali terjadi. Balap liar dilaporkan telah berulang kali digelar pada dini hari ketika kondisi jalan mulai sepi dan pengawasan dianggap berkurang.
Selain suara bising dari knalpot dan kendaraan yang melaju kencang, warga khawatir kegiatan tersebut dapat memicu kecelakaan.
Risiko menjadi semakin tinggi karena para pelaku menggunakan jalan raya yang tidak dirancang sebagai lintasan balap.
Masyarakat berharap aparat kepolisian dan pemerintah setempat melakukan langkah yang lebih efektif untuk mencegah kejadian serupa.
Patroli rutin pada jam rawan, penjagaan di titik yang kerap digunakan, serta penindakan terhadap pelaku dinilai perlu ditingkatkan.
Warga juga meminta agar penanganan tidak hanya dilakukan setelah balapan berlangsung. Pencegahan sejak awal diperlukan agar Jalan Raya Parung tidak kembali dikuasai kelompok balap liar.
Aksi menutup jalan untuk kepentingan balapan dinilai telah mengganggu hak masyarakat dan membahayakan keselamatan. Pengguna jalan berharap jalur tersebut dapat kembali aman, terutama pada malam hingga dini hari. ***



