POJOKBOGOR.id - Sedikitnya 7 orang harus mendapat perawatan akibat menderita luka serius saat atap pada salah satu kelas di SMA Negeri 1 Ciampea, Kamis (14/3).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M Adam Hamdani mengungkapkan atap ambruk itu terjadi di ruang kelas X1-9 sekitar pukul 10.35 WIB.
"Saat kejadian itu di dalam kelas ada 31 orang. Korban luka 7 orang, yang 4 orang dibawa ke RSUD Leuwiliang dam 3 lainnya dibawa ke tukang urut terdekat," jelas Adam.
Baca Juga: Arif Satria: ICMI Siap Cetak Insan Cendekia Mulai dari Desa
Adam menduga, ambruknya atap itu disebabkan hujan deras dengan durasi cukup lama disertai sesekali angin kencang di wilayah Kecamatan Ciampea.
Saat ini tim BPBD Kabupaten Bogor sedang mencari barang-barang siswa yang tertinggal di antara reruntuhan berupa dua unit handphone dan sebuah tas.
Baca Juga: Atap SMA Negeri 1 Ciampea Ambruk saat Siswa Istirahat dalam Kelas
"Situasi belum kondusif karna struktur bangunan kelas yang ambruk belum sepenuhnya ambruk. Semua tiang-tiang struktur bangunan kelas masih terlihat patah dan hasil keputusan dari pihak kepolisian dan sekolah bangunan kelas yang ambruk akan di selidiki terlebih dahulu dan belum boleh dibersihkan," jelas Adam. ***



