BOGOR.POJOKSATU.id - Sebanyak 500 warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, menjalani pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi berbagai gangguan medis yang dialami selama berada di dalam lapas.

Pemeriksaan tersebut dilakukan secara bertahap, mulai dari pendataan peserta, pengecekan tekanan darah, skrining awal hingga pemeriksaan langsung oleh dokter.

Dokter yang terlibat dalam kegiatan tersebut, Yenny Chandrawaty, mengatakan setiap warga binaan terlebih dahulu menjalani sejumlah tahapan sebelum mendapatkan pemeriksaan lanjutan.

“Warga binaan itu kita datang untuk registrasi, kemudian kita tensi, kemudian kita screening,” kata Yenny.

Setelah skrining dilakukan, dokter kemudian memeriksa kondisi warga binaan berdasarkan keluhan maupun indikasi medis yang ditemukan.

Apabila terdapat gangguan kesehatan yang membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, warga binaan kemudian diarahkan menjalani tes laboratorium.

Hasil pemeriksaan tersebut menjadi salah satu dasar bagi dokter dalam menentukan penanganan maupun jenis obat yang akan diberikan.

Dari pemeriksaan yang dilakukan, salah satu gangguan kesehatan yang cukup banyak ditemukan adalah skabies.

Penyakit kulit tersebut disebabkan oleh tungau dan dapat menimbulkan rasa gatal hingga iritasi pada kulit.

“Beberapa penyakit yang saya dapati kebanyakan skabies. Mereka harus lanjut menjemur alas tidurnya,” ujar Yenny.

Selain mendapatkan pemeriksaan medis, para warga binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri serta lingkungan tempat tinggal.

Salah satu langkah yang dianjurkan adalah rutin membersihkan dan menjemur alas tidur untuk membantu mengurangi risiko berkembangnya tungau penyebab skabies.

Pemeriksaan terhadap ratusan warga binaan ini berlangsung di tengah sorotan terhadap kondisi Lapas Cibinong setelah sebelumnya muncul temuan sejumlah fasilitas dan hunian di lingkungan lapas.

Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada keterangan bahwa kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut secara langsung berkaitan dengan temuan tersebut. ***