POJOKBOGOR.id - Tidak kurang dari 501 rumah warga alami kerusakan saat hujan disertai angin kencang melanda Desa Cariu, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Selasa (24/10).
Dari hasil pemantauan BPBD Kabupaten Bogor, hujan disertai angin kencang tersebut terjadi pada Selasa (24/10) sekira pukul 15.15 WIB.
"Dampak hasil kaji cepat, 501 unit rumah terdampak" kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat melalui keterangannya, Kamis (26/10).
Baca Juga: Bima Arya dan Yane Ardian Tinjau Kampung Munjul, Lokasi Penilaian P2WKSS
Hujan disertai angin kencang ini, kata Ade melanda 21 titik di 8 Rukun Warga (RW) berbeda di Desa Cariu.
Ade menyebut, di RW01, Desa Cariu, angin kencang tersebut menerjang 3 kampung yaitu Kampung Babakan Hayam, Tegal Encong RT dan Cariu (Pasar Lama).
"Untuk di RW02, angin kencang menerpa Rawa Bolang, Flamboyan dan Cariu Kaum," ujarnya.
Baca Juga: Mahasiswa Unpak Bogor Terjebak di Kamar Mandi Hingga 1 Jam, Ini Yang Dilakukan Damkar
Lebih lanjut, Ade menyebut, di RW.3 Desa Cariu ada dua titik yang terdampak bencana angin kencang tersebut, yaitu jalan Tonjong dan gang kramat RW.3.
"Yang terdampak di RW 4 dan 5 yaitu, Gang Kramat RT.10/RW.04, Cariu Sao RT.11/RW.04, Gang Keramik RT.12 / RW 04, Annur RW.05, Gang Tegal RW.05 dan Cariu Pahae," tuturnya.
Sedangkan untuk 7 titik lainnya tersebar di Kampung Tegal Racak Kaum, Kampung Tegal Batu, Pabuaran, Tegal Salam dan Kampung Cipendeuy.
"Disebabkan hujan deras yang disertai angin kencang, mengakibatkan beberapa unit rumah mengalami kerusakan di wilayah tersebut," ucap Ade.
Situasi saat ini, kata Ade, pohon tumbang yang menimpa rumah warga sudah selesai ditangani oleh Tim TRC BPBD. "Sebagian rumah yang mengalami rusak ringan sudah diperbaiki oleh pemiliknya," pungkasnya. ***



