POJOKBOGOR.id - Kasus penyiraman air keras terhadap pelajar di Parung Panjang, Kabupaten Bogor, terus berkembang.

Polisi mengungkap jumlah korban tawuran di Parung Panjang kini bertambah menjadi tiga orang, dengan dua di antaranya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Kasat PPA PPO Polres Bogor, Silfi Silfi Adi Putri mengatakan, kondisi korban yang mengalami luka bakar masih dalam tahap penyembuhan sehingga hasil visum belum dapat dikeluarkan.

“Kalau untuk yang luka bakar korban yang di rumah sakit ya, karena kami sendiri meminta hasil visum sampai saat ini belum bisa dikeluarkan karena memang masih dalam proses tahapan penyembuhan yaitu masih beberapa kali operasi lagi infonya,” ujarnya, Rabu 29 April 2026.

Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka bakar di bagian wajah. Namun korban tersebut tidak dirawat di rumah sakit dan masih dapat beraktivitas.

Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga korban diketahui merupakan pelajar dari sekolah yang sama. Polisi juga mengungkap fakta baru bahwa peristiwa tersebut bermula dari aksi tawuran yang telah direncanakan sebelumnya dengan kelompok lawan.

“Iya, jadi memang janjian gitu kan dengan tim lawannya, bermula dari yang di Tangerang Selatan tersebut sampai akhirnya terjadi penyiraman air keras,” jelasnya.

Saat ini, kasus penyiraman air keras terhadap pelajar di wilayah Parung Panjang tersebut masih dalam penanganan polisi. Petugas juga terus mendalami keterlibatan pelaku serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi tawuran terencana tersebut.