POJOKBOGOR.id – Dosen dan mahasiswa dari Program Studi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan, Sekolah Vokasi IPB University, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Pondok Pesantren Nurul Hidayah Albahrain yang berlokasi di Desa Sukamulih, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendiseminasikan hasil tugas akhir mahasiswa serta memperkuat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, khususnya dalam pengembangan teknologi perikanan.

Kegiatan dimulai pada pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain pimpinan pesantren KH. Ajat Sudrajat, perwakilan Sekretaris Kecamatan Sukajaya Bapak Taufiq Iskandar, Kepala Prodi Dr. Wiyoto, S.Pi., M.Sc., para dosen, mahasiswa, serta santri dan pengurus pesantren.

Sambutan pimpinan pesantren KH. Ajat Sudrajat menyampaikan ucapan banyak terima kasih kepada kampus yang telah membantu pengembangan perikanan dan SMK yang baru dirintis di lingkungan Pesantren.

Besar harapan pesantren kegiatan pengamdian ini terus berlanjut dan terus menebarkan banyak manfaat kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bapak Taufiq Iskandar, seaku Sekretaris Kecamatan Sukajaya, menyampaikan bahwa selain Desa Sukamulih, terdapat desa-desan yang memiliki potensi budidaya ikan seperti Desa Kiarasari dan Desa Adat, terutama budidaya ikan nila.

Namun, saat ini budidaya ikan masih sebatas untuk konsumsi pribadi dan belum berkembang menjadi usaha produktif.

Kecamatan juga akan mensuport kegiatan pengembangan desa untuk mendukung program ketahanan pangan, termasuk untuk ternak kambing, kerbau, dan ikan.

Kami sangat terbuka untuk pengembangan kerja sama lebih lanjut dari kampus dengan kecamatan sukajaya dalam sektor pertanian secara luas, termasuk perikanan jelasnya.

Ketua Program Studi IKN, Dr. Wiyoto juga menyampaikan menekankan pentingnya penerapan ilmu dan teknologi pembenihan ikan sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat, terutama di lingkungan pesantren.

Kami siap berkolaborasi dalam membangun potensi desa dan meningkatkan perekonomian masyaakat melalui usaha perikanan secara berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, dua mahasiswa Program Studi IKN, Sekolah Vokasi, IPB University, Aulyani Al Adawiyah dan Anggun Cahya, mempresentasikan hasil pengabdian mereka yang telah dilakukan selama kurang lebih dua bulan di pondok pesantren.

Keduanya memperkenalkan teknik budidaya ikan nila secara praktis, termasuk penggunaan alat pengukur kualitas air, cara pemberian pakan, pembuatan probiotik, teknik sampling ikan, serta teknologi kultur maggot (BSF) sebagai pakan tambahan berbasis limbah organik.

Selain itu, dalam kegiatan pengambdian yang dilakukanya juga mencoba mencari solusi atas permasalahan perikanan di pesantren, perbaikan bendungan air, pembuatan tandon air, dan pembuatan dan pemberian probiotik berhasil dilakukan bersama kelompok belajar santri.

Hasil kegiatan pengabdian ini juga di apresiasi tingkat nasional, Aulyani Al Adawiyah mendapatkan Juara 1 dalam kegiatan seminar nasional pengabdian masyarakat.

Para santri yang mengikuti program ini memberikan respon positif. Perwakilan santri menyampaikan bahwa mereka mendapatkan banyak ilmu baru, terutama terkait teknik budidaya ikan nila secara sederhana namun efektif.

“Kami belajar cara menggunakan alat cek kualitas air, memberi pakan yang tepat, hingga membuat probiotik dan memelihara maggot. Kami berharap kegiatan ini bisa dilanjutkan dan lebih banyak mahasiswa IPB datang ke sini,” ungkap salah satu santri.

Dosen pembimbing, Ima Kusumanti, S.Pi., M.Sc., menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak pesantren yang telah memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan pengabdian.

Ia berharap, kolaborasi ini terus berjalan dan bisa dilanjutkan oleh mahasiswa berikutnya.

“Kami akan hadirkan Aulyani dan Anggun lainnya dari generasi mahasiswa berikutnya,” ujarnya.

Sekretaris Program Studi, Dr. Andri Hendriana, menambahkan bahwa pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban tridarma perguruan tinggi yang harus dijalankan oleh dosen.

“Kami sangat terbuka jika ada permintaan atau inisiatif dari desa maupun pesantren yang ingin menjalin kolaborasi dengan IPB University. Ini bagian dari tanggung jawab kami dalam membangun desa dan memberdayakan masyarakat,” jelasnya.

Ketua Kelompok Belajar Pondok Pesantren Nurul Hidayah Albahrain juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi IPB University dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan santri di bidang perikanan.

Ia berharap kegiatan serupa bisa dilanjutkan dan dikembangkan lebih jauh untuk membangun kemandirian pesantren di bidang ketahanan pangan dan ekonomi berbasis perikanan.

Kegiatan ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan dari Prodi Teknologi dan Manajemen Pembenihan Ikan IPB University kepada pihak pondok pesantren sebagai simbol kerja sama berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Program Studi IKN menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan teknologi pembenihan ikan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.

Program pengabdian ini tidak hanya menjadi sarana berbagi ilmu, namun juga mempererat hubungan antara dunia akademik dan lingkungan sosial pesantren, sekaligus mendorong minat generasi muda dalam sektor perikanan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.***