POJOKBOGOR.id - Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Bogor, masih jauh dari ideal dengan jumlah penduduk dan luas wilayah yang harus dilayani.

Meski begitu, Pemerintah Kabupaten Bogor tidak ingin hanya meratapi kondisi tersebut. Belum lagi desakan dari warganet yang terus menuntut Pemkab Bogor serba cepat dan tepat lewat media sosial.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor mencatat, jumlah ASN saat ini sebanyak 25.764 terdiri dari PNS 12.126 dan PPPK 13.639 orang. Itu pun didominasi oleh tenaga pendidik atau guru.

Baca Juga: 343 CPNS Kabupaten Bogor Dilatih Bekerja dengan Hati

Jika jumlah ASN dibagi dengan jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang kini lebih dari 5,6 juta jiwa, artinya seorang ASN harus melayani sekitar 219 orang.

Kepala BKPSDM Kabupaten Bogor Yunita Mustika Putri mengungkapkan, pemerintah daerah terus berupaya memaksimalkan pelayanan meski dengan jumlah aparatur yang terbilang minim.

"Kabupaten Bogor luas sekali ada 40 kecamatan, 416 desa dan 19 kelurahan. Tentu menanganinya tidak sama dengan daerah tingkat dua lain," kata Yunita, Rabu 9 Juni 2025.

Baca Juga: Miras Bebas di Toko Online, Pemkot Bogor Angkat Suara: Siap-Siap Diblokir!

Yunita mengungkapkan, saat kuantitas ASN tidak ideal dibanding jumlah penduduk, maka BKPSDM mengarahkan ASN agar terus meningkatkan kapasitas dalam penggunaan teknologi informasi.

"Digitalisasi. Memang belum sempurna, tapi kita terus tingkatkan agar pelayanan bisa merata meski secara kuantitas ASN kurang, tapi kita upayakan kualitasnya yang ditingkatkan," kata Yunita. ***