POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto memberi penghargaan kepada atlet-atlet berprestas, yang telah mengharumkan nama Kabupaten Bogor di kancah nasional maupun internasional.

Penghargaan diberikan di sela peresmian Lapangan Tenis Kapten Muslihat, Selasa 13 Mei 2025, kepasa atlet, pelatih, mekanik dan ofisial dalam ajang PON XXI Aceh-Sumur dan Peparnas XVII Solo 2024.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh insan olahraga Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Resmikan Lapangan Tenis Kapten Muslihat

“Saya merasa sangat terhormat bisa berada di tengah-tengah para patriot olahraga yang telah membawa kehormatan untuk Kabupaten Bogor dan bangsa Indonesia,” kata Rudy Susmanto.

Pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bogor mengirim 158 orang untuk mengikuti PON XXI dan Peparnas VXII.

Para atlet Bogor tidak hanya berprestasi di PON dan Peparnas, tetapi juga telah mengukir prestasi di berbagai kejuaraan nasional dan internasional lainnya pada tahun 2025. Di antaranya:

Baca Juga: Kota Bogor Siap Hadirkan 68 Koperasi Merah Putih, Modal Usaha Hingga Rp5 Miliar Per Koperasi

-Emas di ajang Para-Badminton Internasional di Dubai,
-Prestasi di Jatim Open 2025 (atletik),
-7 medali emas dari panahan dalam Piala Kementerian Kebudayaan di Sentul,
-serta emas dari seluruh atlet tinju di kejuaraan regional.

"Investasi terbaik adalah investasi pada sumber daya manusia. Saya ingin mereka yang telah berjuang di bidang olahraga juga mendapat tempat dalam pemerintahan daerah ke depan," kata Rudy.

Rudy Susmanto juga meresmikan lapangan tenis Kapten Muslihat, yang terdiri dari lima lapangan, yakni dua lapangan indoor dan tiga lapangan outdoor.

Baca Juga: Warga Kedunghalang Temukan Tas di Sungai Ciliwung, Isinya Jasad Bayi Laki-laki

Lapangan ini dibangun dengan anggaran Rp47,4 miliar dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2024.

Nama “Kapten Muslihat” dipilih sebagai penghormatan kepada tokoh pejuang kemerdekaan asal Bogor, yang dianggap memiliki semangat perjuangan serupa dengan para atlet.

“Kapten Muslihat dan para atlet sama-sama pejuang. Bedanya, beliau mengangkat senjata, sementara para atlet berjuang melalui olahraga,” lanjut Rudy.

Baca Juga: Bupati Bogor Kaji Ulang Penggunaan TPA Galuga

Rudy menegaskan komitmennya menjadikan Stadion Pakansari sebagai episentrum olahraga Kabupaten Bogor. Ia menargetkan seluruh venue olahraga di kawasan stadion dapat rampung pada tahun 2026–2027. ***