POJOKBOGOR.id - Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat, okupansi hotel di sepanjang Jalur Puncak, Kabupaten Bogor, mencapai 50 persen jelang libur panjang Natal.
Sekretaris PHRI Kabupaten Bogor Boboy Ruswanto menyebut, hingga H-4 Natal, pihaknya mencatat keterisian hotel di wilayah Puncak tersebut telah melebihi 50 persen.
"Nataru sudah lumayan. Sudah ada perkembangan. Untuk hotel yang berbintang sudah ada yang atas 50 persen terisi," kata Boboy, Kamis (21/12).
Baca Juga: AHY Puji Kinerja Bima Arya Pimpin Kota Bogor Selama 10 Tahun
Namun, untuk hotel atau penginapan yang tidak berbintang, PHRI mencatat, reservasi hotel tersebut untuk libur Natal belum mencapai 50 persen.
Biasanya, lanjut Boboy, berbicara okupansi di libur Nataru, keterisian hotel di kawasan puncak rata-rata di angka 70 persen.
Sedangkan untuk malam pergantian tahun, kata Boboy, karena 1 Januari 2024 jatuh pada hari Senin, maka PHRI memperkirakan wisatawan akan mulai berdatangan sejak Sabtu (29/12).
Baca Juga: Jalan Panjang Bima Arya Pimpin Kota Bogor Selama 10 Tahun
"Sabtu-Minggu, dua malam sebelum tahun baru diharapkan semua hotel sudah penuh terisi," tuturnya.
Selain itu, mengingat kembali melonjaknya kasus covid-19, PHRI pun terus menghimbau agar para pengelola hotel kembali menjalankan protokol kesehatan.
"Menghimbau kepada hotel, karena sekarang sudah mulai diumumkan covid (mulai melonjak kembali), protokol kesehatan dijalankan," pungkasnya. ***



